MDTA Nurul Jannah, Dinilai Tim Didikan Subuh Provinsi Sumatera Barat

Wawako Pariaman Genius Umar Berinteraksi Dengan Murid MDTA Nurul Jannah

Wawako Pariaman Genius Umar Berinteraksi Dengan Murid MDTA Nurul Jannah

Pariaman,PADANG-TODAY.COM__Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen dalam mengentaskan buta Alqur’an dan meningkatkan akhlak generasi mudannya, ini dibuktikannya dengan perda tentang Baca Tulis alqur’an dan Magrib Mengaji serta perda tentang Penyakit Masyarakat (Pekat).

“Pemko Pariaman tetap komitmen untuk mengentaskan buta Alqur’an, dan meningkatkan akhlak generasi muda. Hal ini dibuktikan dengan melahirkan perda-perda yang mengatur warga pariaman,” ungkap Genius Umar pada saat menghadiri penilaian lomba didikan subuh , minggu 08-05-2016 di Pariaman Tengah.

Katanya, Kota Pariaman telah terwakili oleh Madrasah Diniyah Takmiliyah Alawiyah ‘MDTA’ Nurul Jannah dalam penilaian lomba didikan subuh tergiat tingkat Provinsi Sumatera Barat, untuk itu mari kita galakkan kembali kegiatan keagamaan di tengah kehidupan kita, agar dapat membentengi generasi muda dari hal-hal yang negative yang terjadi saat ini, jelas Genius Umar.

Genius Umar mengatakan, banyak tantangan yang dihadapi oleh generasi muda saat ini yang tidak dialami oleh generasi terdahulu, mulai dari maraknya internet yang tidak sehat di kalangan anak-anak dan remaja, kenakalan remaja yang terlewat batas, dan narkotika yang sudah menyasar pada anak-anak yang duduk pada bangku SD dan SMP, ini menjadi tugas berat bagi kita bersama bagaimana membentengi diri mereka dari hal-hal tersebut, sehingga mereka menjadi generasi yang tangguh, terangnya.

“Kita sangat senang dengan penampilan yang dilakukan oleh santriwan/santriwati MDA Nurul Jannah ini yang sangat bersemangat, rapi, dengan muka yang jernih, dan menatap masa depan yang lebih cerah. Inilah yang kita harapkan bersama dari generasi kita saat ini, dengan semakin tebalnya rasa keimanan dan aktifnya anak-anak kita dalam setiap MDA/MDTA maupun Magrib mengaji yang dipantau oleh orangtuanya, kita harapkan bersama, anak-anak kita ini akan menjadi garda terdepan pembentukan moral dan benteng dari pengaruh globalisasi yang tidak bisa kita batasi perkembangannya” ungkapnya.

Tampak hadir tim juri dari Provinsi Sumatera Barat yang diketuai Muchlis Bahar, dari Dekan Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol Padang, Yulius Said dari Ketua Dewan Mesjid Provinsi Sumatera Barat, dan Yusran Lubis dari Kanwil kemenang Provinsi Sumatera Barat, serta Yunaida dari Biro Binsos Provinsi Sumatera Barat, dengan anggota Hasan Basri Hosen dan Fauzi.

Kemudian, MDTA Nurul Jannah ini mempunyai murid sebanyak 231 orang dengan 8 orang guru pengajar, yang dipimpin oleh ibu Syalwati. Selain menyelenggarkan didikan subuh, MDTA Nurul Jannah ini mempunyai beberapa program kerja yang dikelola oleh yayasan Bahagia Nulul Jannah yang salah satunya memberikan reward bagi guru pengajarnya dengan memberangkatkan Haji. Sampai tahun 2016 ini, telah memberangkatkan 2 (dua) orang pengajar ke Tanah Suci Mekkah. Sebelum pelaksanaan lomba, para tim juri dan wawako serta peserta dan masyarakat yang hadir melaksanakan sholat subuh berjamaah. (j/suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*