Membaca Alqur’an merupakan Titik Awal Bagi Pembentukan Moral Anak

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs H Asyirwan Yunus MSi Saat Memberikan Sambutan Acara Khatam Quran di Masjid Raya Jorong Piladang Nagari Koto Tangah Batu Hampa Kecamatan Akabiluru

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs H Asyirwan Yunus MSi Saat Memberikan Sambutan Acara Khatam Quran di Masjid Raya Jorong Piladang Nagari Koto Tangah Batu Hampa Kecamatan Akabiluru

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Khatam Alquran bukan berarti menamatkan membaca Alquran. Tetapi menjadi titik awal pembentukan moral kepada anak tersebut. Demikian disampaikan Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs H Asyirwan Yunus MSi yang di dampingi Camat Akabiluru Elsiwa Fajri SSTP dalam sambutannya ketika menghadiri acara khatam Alquran di Masjid Raya, Jorong Piladang, Nagari Koto Tangah Batu Hampar, Kecamatan Akabiluru, Senin (6/4). Selain Wabup juga tampak hadir Kepala Kantor Kementrian Agama Limapuluh Kota Drs Gusman Piliang MM, Pj Walinagari Koto Tangah Batu Hampar Yelsi Ekaputri dan Muspika Akabiluru.

Wabup H Asyirwan Yunus menyampaikan, kita berharap agar generasi kita terkhusus yang sedang khatam qur’an hari ini menjadi manusia yang mempunyai akhlak dan berbudi pekerti yang baik di masa akan datang. Khatam Alqur’an mudah-mudahan menjadi titik awal dari anak-anak untuk mampu mengimplementasikan nilai kebenaran yang terkandung di dalamnya pada kehidupan sehari-hari,” tandas Wabup.

Gusman Piliang juga menyampaikan hal yang senada dengan Wabup kalau Khatam ini bukanlah akhir dari mempelajari membaca Alqur’an melainkan Awal untuk mempelajari dan mencintai Alqur’an. Karena kita tahu, semakin canggih ilmu, semakin moderen Zaman, tapi kalau kita semakin jauh dari Alqur’an maka perilaku jahiliah akan tampil dan muncul kepermukaan,” ingat Gusman.

Sebelumnya Yelsi Ekaputri menyampaikan kepada peserta Khatam Alqur’an bahwa ini merupakan suatu momen yang mungkin tidak bisa kita lupakan karena hanya sekali dalam seumur hidup. Mudah-mudahan ini awal yang baik bagi generasi penerus di Nagari Koto Tangah Batu Hampa ini. Karena bagaimana pun Alqur’an adalah pedoman hidup bagi umat Islam,” tutur Yelsi.

Sementara Riadis selaku Ketua Panitia melaporkan kalau kegiatan Khatam Alquran ini didasari atas musyawarah antara niniak mamak, cadiak pandai dan tokoh masyarakat se-Nagari Koto Tangah Batu Hampa kalau kegiatan ini dipusatkan di Masjid Raya Piladang. Adapun jumlah dari peserta khatam kita ini adalah sebanyak 60 orang yang terdiri dari 7 surau dan 2 Masjid yang ada di Nagari setempat,” lapornya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*