Menko Perekonomian : Perekonomian Indonesia Lepas Dari Rantai “Lisensi dan Izin”

MENKO Perekonomian Sofyan Djalil

MENKO Perekonomian Sofyan Djalil

PADANGTODAY.COM-Menko Perekonomian Sofyan Djalil membuat guyonan di tengah acara seminar peluang investasi di Indonesia yang diadakan PricewaterhouseCoopers (PwC) dan China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI), Jakarta, Selasa (20/1/2015).

Guyonan tersebut ia petik dari perkataan Presiden Jokowi mengenai terlalu banyaknya jumlah lisensi dan izin di Indonesia. “Indonesia itu punya sekitar 6.000 macam lisensi. Kalau lisensi dan izin bisa membuat kaya maka Indonesia pasti sangat kaya,” kata Sofyan sembari tersenyum kecil.

Menurutnya jumlah tersebut menjadi salah satu kendala bagi para investor untuk bisa nyaman dalam berinvestasi. Pasalnya untuk satu izin/lisensi saja, investor harus pergi ke beberapa tempat, misalnya kementerian-kementerian. Belum lagi lamanya menunggu selesainya izin/lisensi tersebut.

Namun, dirinya menambahkan, dengan adanya sistem baru di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yakni one stop service, para investor tak perlu mengalami hal-hal tersebut lagi. “Sekarang untuk investasi seperti dapat lisensi tidak usah ke mana-mana cukup ke BKPM saja,” kata Sofyan.

Sofyan optimistis jika perekonomian Indonesia tidak “dirantai” oleh periizinan, maka pertumbuhannya bisa lebih dari 7 persen. “Saya terinspirasi dari film Django Unchained, pemerannya bisa kemana-mana setelah tidak rantai. Nah, perekonomian Indonesia juga kalo lepas dari rantai (lisensi dan izin) bisa berkembang jauh,” kata Sofyan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*