Menristekdikti Mengeluhkan Jika Anggaran Riset Negeri Hanya 0,09%

 Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir mengeluhkan jika anggaran riset negeri ini hanya 0,09 persen dari pendapatan kotor negara. Kendati begitu, dirinya ingin hasil inovasi negeri ini bisa maksimal.

“Anggaran riset teknologi tahun ini sekitar Rp4,55 Triliun, kami akui itu masih rendah sekali, tapi bagaimana pun anggaran riset itu harus dimaksimalkan,” ujarnya dalam konferensi pers seusai upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional 2015 di kantor Kemenristekdikti, Jakarta, (02/05).

Meski begitu, Ia memiliki ekspektasi tinggi yang sudah tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) di lima tahun mendatang yakni menargetkan indeks inovasi Indonesia pada tahun 2019 mampu berada di peringkat 26 besar dunia dengan nilai 4,4. Selain itu juga menargetkan 30 produk yang bisa diproduksi massal dari hasil penelitian.

“Target inovasi harus dipercepat untuk mengejar ketinggalan daya saing antarbangsa,” kata pria kelahiran Ngawi, Jawa Timur.

Lebih jauh, Ia melanjutkan bahwa untuk mewujudkan itu ada dua cara yang akan dilakukannya dengan mendorong perguruan tinggi untuk menghasilkan tenaga terampil yang dibutuhkan oleh lapangan kerja. Kemudian yang kedua, menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat ekonomis secara langsung bagi masyarakat.

“Harapan masyarakat terhadap perguruan tinggi semakin meningkat, maka mutu harus ditingkatkan,” tutupnya.
(des/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*