Mesjid Raya Di Kawasan Perkantoran Padangpariaman

Wakil Ketua DPRD Sumbar Guspardi Gaus didampingi Bupati Ali Mukhni melihat minitaur pembangunan Mesjid Raya Padang Pariaman di Kawasan Ibu Kota Kabupaten Padang Pariaman, Parit Malintang, Selasa (29/11).

Wakil Ketua DPRD Sumbar Guspardi Gaus didampingi Bupati Ali Mukhni melihat minitaur pembangunan Mesjid Raya Padang Pariaman di Kawasan Ibu Kota Kabupaten Padang Pariaman, Parit Malintang, Selasa (29/11).

Advertisements

Padang-today.com__Wakil Ketua DPRD Sumbar Guspardi Gaus apresiasi pembangunan Mesjid Raya Padang Pariaman di Kawasan Ibu Kota Kabupaten Padang Pariaman, Parit Malintang. Mesjid tersebut akan menjadi terbesar dan termegah di Komplek perkantoran yang ada di Sumatera Barat.

“Ini bangunan monumental pada masa kepemimpinan Bapak Bupati Ali Mukhni. Orang akan selalu ingat Pak Ali Mukhni setiap kali melihat dan datang ke Mesjid ini” ujar Guspardi ketika meninjau miniatur Mesjid di Kantor Bupati, Selasa 29-11-2016.

Pada kesempatan itu Guspardi mengatakan bahwa “lakek tangan” Bupati Ali Mukhni dalam membangun daerah sudah diakui oleh Bapak Gubernur dan sering menjadi rujukan bagi Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat. Karenanya sebagian besar Dana APBD Sumbar disalurkan ke Padang Pariaman yang digunakan untuk pembangunan irigasi, jalan, ganti rugi tanah dan lain sebagainya.

“Bapak Gubernur saja sering menyampaikan kegigihan Bupati Ali Mukhni patut dijadikan contoh” ujarnya.
Ditambahkannya bahwa Bupati Ali Mukhni juga mampu memainkan peran sebagai ”Manager” yang handal.

Walaupun disibukkan dengan agenda daerah yang padat, ia selalu memonitor kegiatan fisik yang sedang berjalan seperti pembangunan jalan, jembatan, bangunan.

“Saya pernah satu mobil dengan beliau, saya dengar Pak Ali Mukhni menelpon Pengawas Lapangan, bagaimana progress pembangunan jembatan dan jalan, kemudian, tinjau ke lokasi malam harinya” kata Politisi yang juga Pemilik Citra Swalayan itu.

Sementara Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengatakan Mesjid Raya telah dimulai dibangun sejak akhir Tahun lalu. Mesjid berukuran 60 m x 60 m dengan luas areal mencapai 2,5 hektare itu diperkirakan membutuhkan biaya sebesar Rp100 miliar. Mesjid dua lantai itu dianggarkan sebesar 6,8 Milyar tahun ini dan pada tahun 2017 akan dianggarkan sebesar 15 Milyar lagi. Ali Mukhni mengatakan pembangunan mesjid itu mendapat dukungan dari negara Timur Tengah, seperti Pemerintah Oman.

“Kami bersama Kadis PU sudah persentasi dengan Pemerintah Oman, bahkan kita tayangkan gambar tiga dimensi dengan tiga bahasa, Inggris, Arab dan Indonesia. Insya Allah, Awal tahun depan, mereka berkunjung ke sini” kata Bupati Ali Mukhni.

Orang nomor satu di Padang Pariaman itu juga apresiasi kepada Gubernur dan DPRD Sumbar yang memperjuangkan anggaran pembangunan Mesjid Raya masuk dalam anggaran APBD Provinsi Sumbar. Ia beralasan bahwa Mesjid tersebut layak menjadi prioritas karena berada pada Jalan Lingkar Duku-Sicincin yang dilengkapi dengan rest area.

Ali Mukhni menjelaskan bahwa Masjid Raya Padangpariaman ini multifungsi selain sebagai tempat ibadah juga dilengkapi fasilitas seperti, gedung Islamic center, perpustakaan, kantor MUI, kantor Baznas, , kantin dan lapangan futsal.

“Tentunya pembangunan Mesjid Raya butuh dukungan seluruh pihak, ranah dan rantau dan donatur lainnya” kata sosok Bupati yang religius ini. (sg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*