Monumen Nasional PDRI Tahap II Hampir Rampung

Monumen Nasional PDRI.

Monumen Nasional PDRI.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Struktur Tahap II Monumen Nasional PDRI nyaris rampung. Sekitar 90 persen pekerjaan tahap II yang dikerjakan oleh PT Tasya Total Perkasa yang Direkturnya, Irwandi. Hal ini dilihat di Jorong Aie Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota tempat monumen nasional itu dibangun.

Jarak dari Kota Payakumbuh sekitar 50 km, diperkirakan lokasi Monumen Nasional yang menjadi proyek APBN untuk tahap II ini sekitar Rp6 miliar lebih. Lokasi Monumen Nasional yang akan menjadi sentra kemajuan dengan nantinya ikut dibangun kampus, sekolah, fasilitas sosial, fasilitas umum, serta sarana pariwisata sejarah, dipercaya akan memajukan kawasan Utara Sumatera Barat ini.

Pembangunan struktur tahap II ini, yang sebelumnya tahap I dikerjakan oleh PT Delima Agung sudah selesai. Saat ini, kawasan yang terbentang 25 Ha itu sudah menunjukkan sebagai kawasan yang potensial.

“Saya bangga selaku warga Sumatera Barat, ikut bangga dengan hampir menyelesaikan proyek ini. Saya serius mengerjakan proyek ini sampai rampung nantinya. Sebab, monumen ini akan menjadi kebanggaan warga Sumatera Barat, menjadi sentra ekonomi masyarakat, menjadi sentra kemajuan,” ujar Irwandi bersama staf, Syafrijon, Rosdi, Ed, dan Kepala Tukang Pak Agus.

Seluruh pekerjaan struktur tahap II ini mengikuti perencanaan dan sistematika kerja yang ditunjukkan oleh Konsultan Perencana di bawah pengawasan melekat dari pemerintah. Dipercaya, selain menjadi sentra kemajuan, Monumen Nasional PDRI ini sekaligus menjadi titik terang bagi masa depan masyarakat Sumatera Barat, khususnya di Limapuluh Kota.

Bersamaan dengan pekerjaan yang telah hampir rampung itu, Pak Haji, sapaan akrab Irwandi, untuk rangka baja, ia meminta agar akses jalan menuju lokasi diperhatikan, diperbaiki, kapan perlu diperlebar oleh Pemkab Limapuluh Kota. Pemkab bisa saja mengusulkan ke provinsi terus ke pusat.

“Akses jalan adalah akses kemajuan. Jika Monumen Nasional PDRI ini nantinya rampung, maka kemajuan daerah akan terlihat signifikan,” tukuk Pak Haji yang murah senyum ini.

DUKUNG

Budayawan Sumatera Barat yng juga tokoh masyarakat Gunuang Omeh, Dr (HC) Syawaluddin Ayub sangat mendukung proyek Monumen Nasional ini segera rampung. Selain kritisi soal jalan dan akses publik, ia meminta agar pengembangan akses jalan menuju batas kecamatan ke kawasan Bonjol (Pasaman) pun diperbaiki.

“Dulu, kami, masyarakat Nagari Koto Tinggi telah meminta kepada Ketua DPRD dan Wakil Gubernur Sumbar agar akses jalan menuju akses kemajuan ini ikut dibangun. Sehingga, impian masyarakat ini terwujud dengan sempurna,” ujar Doktor HC yang dianugerahi oleh Northern California University.

Syawaluddin Ayub sendiri sumringah saat mendiskusikan tentang masa depan daerahnya. Sebab, menurut Doktor bidang kebudayaan ini masyarakat Koto Tinggi, kini mimpinya sama semua. Menjadi masyarakat yang maju, sejahtera, dan terdidik.(mnc​)​

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*