Mukhlis Rahman, Tabuik Bukan Syiah

 

Advertisements
event pesta budaya tabuik kota pariaman

event pesta budaya tabuik kota pariaman

Padang-today.com__Event pariwisata Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2016 di Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), diawali dengan ritual ‘mambiak tanah’. Prosesi penyelenggaraan Tabuik tersebut berjalan sesuai rencana pada tanggal 1 muharam (2 Oktober) dan puncaknya pada tanggal 16 Oktober 2016.

Namun setiap diselenggarakannya event tabuik, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab selalu melemparkan isu Tabuik dengan aliran Syiah.

Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman  mengatakan bahwa Pesta Budaya Tabuik bukanlah sebuah ritual peribadatan seperti Umat Syiah tetapi prosesi budaya yang dibuat dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata.

“Orang Pariaman tak ada syiah, tabuik hanyalah even budaya yang sudah kita tetapkan jadi even Wisata di Kota Pariaman.” ungkap Mukhlis dalam arahannya pada acara Wirid bulanan ASN, Jum’at 07-10-2016 di Masjid Taqwa, Desa Sikapak Timur.

Katanya, ada SMS yang datang padanya mengatakan bahwa Walikota orang syiah, hal ini tidak benar, tabuik menurut Mukhlis bukan ritual keagamaan tapi ritual kebudayaan yang sudah menjadi event wisata.

“Ambil makna positif, even yang dilakukan untuk meningkatkan kunjungan, kalau ada yang kurang baik perlu kita bicarakan.” kata Walikota Pariaman.

Prosesi Pengambilan Tanah Untuk Tabuik

Prosesi Pengambilan Tanah Untuk Tabuik

Pada kesempatan  itu  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Efendi Jamal mengungkapkan bahwa Tabuik sudah dilaksanakan di Pariaman sejak ratusan tahun yang lalu tak ada istilah syiah, namun Istilah syiah sengaja dilemparkan oleh-orang yang tidak bertanggungjawab.

“Nanti akan diadakan seminar tentang tabuik dalam perspektif budaya pada tanggal 15 Oktober, Narasumber tokoh-tokoh tabuik, Ulama dan Budayawan.”tutur Kadis Kebudayaan dan Pariwisata ini.

Pesta budaya tabuik mampu menarik ratusan ribu wisatawan baik dalam maupun luar negeri untuk datang ke Kota Pariaman. selain itu, Hotel, Wisma, Homestay Penuh, alat transportasi Kereta Api meningkatkan perjalanannya menjadi 5 kali sehari, Pedagang kuliner, cendera mata dan lain-lain meraih rezeki selama even tabuik. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*