Musda II IKADI Payakumbuh, Langkah Menyatukan Umat

Musda II IKADI Payakumbuh, Langkah Menyatukan Umat

Musda II IKADI Payakumbuh, Langkah Menyatukan Umat

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Islam yang difahami dan diamalkan dengan sebenar-benarnya akan menjadi rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi sekalian alam). Itulah alasannya, pemahaman Islam yang kaffah (universal) harus difahami dengan baik karena menjadi penjaga keutuhan NKRI. Setidaknya itulah ide pokok yang diusung Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota yang diselenggarakan di Hotel Mangkuto Payakumbuh, Minggu (14/8/2016).

Musda yang kali ini bertajuk “Pesan Dai dalam Mempertahankan Keutuhan NKRI” mengupas peran para dai dan mubaligh dalam segmen “hubbul wathan” (cinta tanah air). Di samping memberikan pemahaman betapa tingginya peranan Islam dalam mengawal keutuhan NKRI, pada Musda IKADI ini juga dilangsungkan acara pengukuhan Pengurus IKADI Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

“Umat Islam dari dahulu selalu menjadi yang terdepan dalam membela NKRI. Tidak perlu kita ragukan. Inilah yang harus terus diusung para dai dalam menyebarkan syiar Islam ke seluruh pelosok negeri,” papar Ketua Wilayah IKADI Sumbar, Dr Urwatil Wusqa Lc MA yang diminta sebagai nara sumber dalam Musda tersebut.

Selain Ustadz Urwatil, Kapolres Kota Payakumbuh, Dandim 0305 Limapuluh Kota, serta Ketua MUI Kabupaten Limapuluh Kota turut hadir sebagai nara sumber.

Dalam Musda tersebut juga turut hadir Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, Sekda Kota Payakumbuh Benny Warlis MM, Bimas Islam Kemenag Kota Payakumbuh, serta Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Limapuluh Kota.

Ketua panitia Gunawan Bulfi mengatakan, tema tentang mempertahankan keutuhan NKRI sengaja dipilih karena bertepatan dengan hari kemerdekaan.

“Ini bentuk keikutsertaaan para dai dalam menyemarakkan hari kemerdekaan. Jadi perayaan hari kemerdekaan tidak hanya diisi dengan pesta-pora. Yang terlebih penting adalah pemahaman yang benar untuk menjaga NKRI ini,” paparnya kepada wartawan di sela-sela acara.

Menurut Ustadz Bulfi, IKADI punya peran penting dalam menyatukan seluruh potensi para dai. Hal ini sebagai langkah awal dalam menyatukan umat. Menurutnya, mustahil umat bisa disatukan jika para dai-nya saja belum bisa bersatu.

“Menyatukan umat dimulai dari menyatukan dai. Agar Islam ini bisa menjadi suatu bagunan yang kokoh sebagaimana diilustrasikan hadis Nabi,” jelasnya.

Bulfi juga menegaskan, seminar kebangsaan sebagaimana yang diangkat oleh IKADI perlu terus dikembangkan. Para dai punya tanggungjawab lebih dalam menjaga stabilitas keamanan dan keutuhan NKRI.

“Negara kita Indonesia ini adalah rumah besar kita. Jadi semua kita harus memelihara dan menjaganya,” tegasnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*