Nasrul Abit : Bina Keluarga dengan Produktif

Asrul Abit-2

Advertisements

PADANGPARIAMAN, PADANGTODAY.COM-Masyarakat Padangpariaman agar dapat membina keluarga yang produktif dengan mata pencaharian yang dapat menghidupkan dengan layak. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur, Sumbar, Nasrul Abit disaat mencangkan Kampung KB tingkat Provinsi Sumatera Barat di Padangpariaman, Selasa, 15-03-2016 di Gasan Gadang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Dermaga Perikanan Korong Mandahiling,Nagari Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman.

Iven yang diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD) Kabupaten Padang Pariaman itu dihadiri Deputi bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN Dr Sanyoto MSc serta Bupati Ali Mukhni dan jajarannya. Selain itu juga hadir sekitar 500 tokoh masyarakat pemangku adat, ‘alim-‘ulama serta para kader KB.

Menurutnya, Program Keluarga Berencana (KB) bukanlah upaya pemerintah melarang rakyat melakukan proses melahirkan anak, melainkan ajakan untuk membangun keluarga berkualitas guna menghasilkan generasi cerdas. Dengan demikian akan tercipta masyarakat yang makmur dan sejahtera.
“Sekarang tidak zamannya lagi banyak anak banyak rezeki, tapi keluarga yang terencana dan berkualitas” ungkap Nasrul Abit.
Katanya, Kabupaten Padang Pariaman layak menjadi percontohan bagi daerah lain karena berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk hingga di bawah satu persen. Ia pun memuji Bupati Ali Mukhni yang berinisiatif membentuk BKKBD dan sampai saat ini masih satu-satunya di antara 19 kabupaten / kota di Sumbar. “Hal ini terwujud berkat komitmen Pak Bupati bersama DPRD,” ungkapnya.
Sementara Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni dalam sambutanya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman serius menyukseskan program Presiden Jokowi dalam pengendalian pertumbuhan penduduk. Adapun langkah pertama yang diambil dengan membentuk BKKBD pada tahun 2014.

“BKKBD ini adalah yang pertama di Sumatera Barat dan yang keempat di Indonesia” ungkap Ali Mukhni.
Program KB, Jelas Ali Mukhni, bertujuan untuk mengatur tingkat kelahiran, bukan melarang masyarakat untuk memiliki anak. Jadi jangan sampai ada yang gagal paham mengenai program yang menjadi ikon di Padang Pariaman itu. Menurut data BPS, pertumbuhan penduduk Padang Pariaman pada tahun 2015 sebesar 0,9 % merupakan yang terendah di Sumatera Barat.

“Contohnya, anak kita menikah tahun ini, lalu tahun depan punya anak. Lalu anak tersebut diberi kasih sayang, kemudian baru diprogram lagi lima tahun ke depan” terangnya.

Ia menyatakan harapan, dengan adanya pengaturan dalam pertumbuhan penduduk itu akan
lahir generasi yang cerdas, sehat dan bisa menjadi pemimpin masa depan.
Ia menambahkan, Kesuksesan pelaksanaan Program KB dapat melebihi target yang dibebankan BKKBN baik melalui vasektomi, pil maupun suntik. Oleh karena itulah Presiden RI ketika itu memberikan dua penghargaan tertinggi di bidang KB, yaitu Satya Lencana Wira Karya kepada Bupati Ali Mukhni dan Manggala Karya Kencana kepada Dandim 0308 Pariaman Letkol Arm Nursamsudin.

“Kita bangga karena satu-satunya Komandan Kodim yang menerima penghargaan dari Presiden hanya untuk Padang Pariaman” ujarnya.
Sementara Deputi Penelitian dan Pengembangan BKKBN Dr Sanjoyo MSc mengatakan, Kampung KB adalah program yang digagas oleh Presiden Joko Widodo dan telah dicanangkan secara nasional di Cirebon – Jawa Barat, 14 Januari lalu, yang kemudian diikuti oleh seluruh daerah kabupaten dan kota di Indonesia. Pemerintah daerah harus merangkul tokoh agama, TNI, Polri dan kader desa untuk menyukseskan program KB.

“Saya kira Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berhasil melibatkan stakeholders dan
masyarakat untuk program KB sehingga patut ditiru daerah lain,” kata Sanjoyo.

Tokoh masyarakat setempat, Zaidir Tuanku San Sati, mengungkapkan pihaknya sangat mengapresiasi program KB yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan.

“Kami bangga karena nagari kami dipercaya sebagai daerah percontohan Kampung
KB di Sumatera Barat,” cetus tokoh agama yang juga pemangku adat itu.

Kepala BKKBD Padang Pariaman Drg H Arman Adek SH MM yang dihubungi wartawan usai pencanangan Kampung KB menyatakan rasa syukurnya karena kegiatan itu berlangsung sukses dan mendapat sambutan masyarakat.

“Kita mengharapkan kegiatan ini akan memotivasi masyarakat, terutama pasangan usia subur, untuk lebih memahami program KB dan pembangunan keluarga. Dengan demikian, pada gilirannya kesejahteraan dan kemakmuran akan terwujud,” cetus Adek didampingi Sekretaris BKKBD Drs Suhaili MH dan Kepala Bidang Pengendalian Data dan Informasi Drs Aprizondi MM. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*