Nasrul Abit Minta Pasbar 2019 Keluar dari Ketertinggal

 

Advertisements

       Padang-today.com – Wakilakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengingatkan agar Kabupaten Pasaman Barat hingga akhir tahun 2019 sudah berubah status menjadi daerah yang keluar dari ketertinggalan.

“Ini sebuah spirit memajukan pembangunan daerah karera Bupati Syahiran juga sudah yang kedua kalinya,”kata Nasrul Abit ketika safari Ramadhan di Air Bangis Kabupaten Pasaman

Wagub Nasrul Abit lebih lanjut menyampaikan, daerah yang masih berstatus tertinggal di Sumatera Barat, selain Pasaman Barat, meliput Kabupaten Solok Selatan dan Kepulauan Mentawai.

      Salah satu upaya untuk percepatan keluar dari status sebagai daerah tertinggal, menurut wagub, perlu segera mulai dari pemerintahan nagari sebagai pemerintahan terdepan untuk mendata penduduk miskin yang akurat.

      “Sebab, mengandalkan pada data makro saja yang ditetapkan Badan Pusat Statistik (BPS) sering tidak akurat dengan kondisi data dilapangan,”ungkapnya.

     Dari data yang pada tingkat bawah itulah,  tambah Nasrul Abit Pemkab Pasaman Barat bersama Pemprov Sumbar akan mencari langkah strategis dalam penanggulangannya serta menindaklanjutinya ke pemerintah pusat.

     Dalam kesempatan itu, Nasrul Abit juga menanggapi harapan Bupati Pasaman Barat Syahiran meminta Pemprov. Sumbar membantu percepatan pembangunan Pelabuhan Tapang Air Bangis, mengingat prospeknya sangat baik dalam peningkatan perekonomian masyarakat.

    Terkait Pelabuhan Tapang, Nasrul Abit menilai pembanguan strategis untuk minyak mentah kelapa sawit atau CPO, dan bukan saja hasil produksi kebun sawit dari Pasaman Barat tetapi jugadari Agam, Pasaman dan Madina, Sumatera Utara.

      Justru itu, langkah ke depan pihaknya akan berupaya membicarakannya secara intensif dengan pemerintah pusat.

      Diakhir sambutannya Wagub menyerahkan bantuan untuk masjid senilai Rp20 juta tiga gulung tikar, satu dus Alquran dan kain sarung.

     Wagub juga menyempatkan meninjau areal peternakan yang digalakkan Pemkab Pasaman Barat bersama Dinas Peternakan Provinsi Sumbat.

     Sekaligus Wagub Nasrul Abit melaunching Air Runding Feed (ARF) dan Kerjasama Pemeliharaan Sapi dengam peternak sekitar Air Runding Ranch.

      Wagub menilai peternakan sapi ini cukup menjanjikan untuk kebutuhan ekspor daging ke Timur Tengah (Arab Saudi Arabia) dan sejumlah negara tentangga lainnya.

     Wagub Sumbar Nasrul Abit juga meminta utk segera menetapkan master plan peternakan sapi ini, disamping itu jalan sepanjang 42 kilometer menuju Pelabuhan Tapang mesti segera dituntaskan.

     Pemkab Pasaman Barat, dapat dikerjasamakan dengan Pemprov Sumbar,  melalui Kepala Bappeda Provinsi yang juga hadir saat itu, agar segera membuat perencanaan penganggarannya.(der/*re)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*