Ninik Mamak Support Pembangunan , Setujui Sertifikasi Tanah Ulayat

Padangpanjang,Pafangtoday.com-Pengembangan infrasturktur lebih representatif yang selama ini sulit dikembangkan dengan berbagai kendala, akhirnya terjawab. Hal itu diungkapkan Walikota Padangpanjang Hendri Arnis, setelah melakukan dialog panjang dengan unsur ninik mamak Kenagarian Gunung baru-baru ini.

Advertisements

Pertemuan yang dilakukan setelah untuk kesekian kalinya, Selasa (9/6) kemarin itu memberikan hasil yang sangat menggembirakan. Di mana ninik mamak dan unsur pemangku adat yang dipimpin langsung Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Gunung itu memberikan kepercayaan penuh terhadap pemerintah untuk mewujudkan pembangunan sejumlah infrastruktur di kota berjuluk Serambi Mekkah itu.

Walikota Padangpanjang Hendri Arnis didampingi sejumlah pejabat dan jajaran SKPD terkait, dalam pertemuan tersebut membeberkan secara lugas tentang keseriusan Pemko untuk segera membenahi dan membangun beberapa titik infrastruktur. Pembangunan disampaikan nantinya akan berimbas pada peningkatan ekonomi dan kebanggan masyarakat.

“Beberapa titik target pembenahan dan pembangunan infrastruktur tersebut, yakni sport centre di komplek GOR Bancahlaweh, Islamic Centre, Tempat Pembuangan Sampah (TPS), plang nama kota dan jalan wisata di Bukit Tui, jalan agro wisata kebun jeruk dan jalan lingkar selatan,” terang Wako Hendri, Kamis (11/6) kemarin siang.

Pascadialog yang dilakukan dengan jajaran ninik mamak dan pemangku adat setempat, Wako Hendri mengaku sangat apresiasif atas respon positif terhadap rencana percepatan pembangunan sejumlah infrastruktur. Pasalnya, kendala utama untuk merogoh pundi anggaran pada APB yang selama ini terkait kepemilikan lahan terjawab sudah.

“Rencana pembangunan  yang telah diancang pemerintah mustahil bisa diwujudkan dengan mengandalkan APBD. Akan tetapi untuk mengambil anggaran pusat, salah satu syarat utamanya adalah status kepemilikan lahan yang nota bene dikuasai ulayat nagari saat ini tidak lagi menjadi halangan dengan telah disetujuinya untuk dibuatkan sertifikat kepemilikan,” ujarnya.

Ketua KAN Gunung, IM Dt Mangkudun terkait hasil pertemuan dengan jajaran Pemko beberapa waktu lalu menegaskan telah menyampaikan dukungan penuh dengan diperkuat persetujuan segenap unsur ninik mamak mengijinkan pembuatan sertifikat kepemilikan lahan yang saat ini masih berstatus sebagai tanah ulayat.

“Terkait sertifikat atas hak milik tanah yang akan dikeluarkan Badan Pertanahan Negara (BPN), Dt. Mangkudun menegaskan nantinya akan tetap sebagai tanah ulayat dan bukan serta merta menjadi hak milik Pemko Padangpanjang. Pemko dalam hal ini hanya sebagai pengelola,” jawab  Dt Mangkudun seraya menyebut segera dilakukan pengukuran oleh pihak BPN untuk penentuan batas tanah dengan melibatkan ninik mamak. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*