Pacu Destinasi Pariwisata, Disparpora Payakumbuh Kebut Semangat Kreatif Pariwisata, Geber Duta Budaya Minang

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Destinasi pariwisata baru dipacu oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh. Termasuk Kawasan Unggulan Ngalau Indah kini tengah dipacu oleh Dinas yang dipimpin Kepala Dinas Hj. Elfriza Zaharman, MSi. Kekayaan alam wisata, masyarakat Payakumbuh yang terkenal ramah diupayakan dengan beragam kegiatan yang mengimpuls semangat kreatif pariwisata ini.

Advertisements
Pacu Destinasi Pariwisata, Disparpora Payakumbuh Kebut Semangat Kreatif Pariwisata

Pacu Destinasi Pariwisata, Disparpora Payakumbuh Kebut Semangat Kreatif Pariwisata

”Iven pariwisata yang terus diperbanyak serta industri terkait pariwisata seperti rendang dan kampung tenun makin kita semarakkan,” ujar Elfriza Zaharman di Dispora Payakumbuh Komplek Kantor Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah Payakumbuh. Termasuk rencana pembangunan stadion olahraga di lahan yang sudah dibebaskan 5 Ha beberapa waktu lalu.

Duta Budaya Minang

Ketua LKAAM Kota Payakumbuh Wirianto Dt Paduko Bosa Marajo

Ketua LKAAM Kota Payakumbuh Wirianto Dt Paduko Bosa Marajo

Salah satu program Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh mengadakan pembekalan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dalam rangka Pemilihan Duta Budaya Minang Kota Payakumbuh 2018 di aula Hotel Bundo Kanduang, Senin (26/3/2018).

Kegiatan yang digelar selama dua hari ini diikuti oleh sebanyak 30 peserta yang terdiri dari remaja di Kenagarian se Kota Payakumbuh dan utusan dari seluruh SLTA se Kota Payakumbuh.

Dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh Dra Hj Elfiza Zaharman MSi ini juga akan menghadirkan narasumber terbaik seperti Ny Hj Henny Riza Falepi Ketua Dekranasda, Hj Misnah Ketua Bundo Kanduang Kota Payakumbuh, Maharnis Zul Tokoh Agama, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh Wirianto Dt Paduko Bosa Marajo, serta Viveri Yudi dan Saparman dari Dinas Kebudayaan Sumbar.

Kadisparpora ini berharap agar duta-duta budaya yang ada di Kota Payakumbuh ini lah nantinya yang memiliki peran penting dalam mengembangkan budaya minangkabau di Kota Payakumbuh.

Elfriza Zaharman dan suami Rida Ananda

Elfriza Zaharman dan suami Rida Ananda

“Sebagai pemuda kita harus Melek Budaya jangan hanya melek Pariwisata, lewat duta budaya lah kita bisa mengembangkan budaya kita, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Cece, panggilan akrab Kadisparpora Payakumbuh.

Kadispaspora juga sebagai pemateri dalam acara ini mengatakan sebagai pemuda-pemudi Minangkabau sangat perlu menanamkan budaya ABS-SBK dalam kehidupan sehari-hari karena itu adalah jati diri orang minangkabau sendiri.

“Kito ko urang minang, tau jo adaik, tau jo agamo, apolai budayo kito sangat kental dan kuek ikatannyo samo agamo, jadi sebagai urang mudo kito ko pacik landasan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, kalau ndak yo hilang adaik-hilang agamo-hilang budayo kito nantinyo, jan sampai hilang,” terangnya.

Salah seorang peserta dari SMAN 2 Payakumbuh Luluk Uswatun Hasanah mengatakan kegiatan ini sudah sangat dinantikannya sejak dulu.

Peserta Duta Budaya Minang

Peserta Duta Budaya Minang

“Saya sangat senang mengikuti acara ini, saya akan mengikutinya dengan serius, agar menjadi duta wisata, pemahaman tentang budaya minang menjadi bertambah juga,” ujarnya.

Segala daya upaya kini dilakukan Disparpora guna memacu keberhasilan program dan sukses kinerja. Upaya ini selalu dimintai masukan dan saran publik oleh Kadisparpora yang komunikatif ini.(rel/Dodi Syahputra)

#liputankhusushumaskominfokotapayakumbuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*