Padang Pariaman akan menjadi sentral pendidikan di Sumbar

Dua Institusi Tinjau Lokasi Pembangunan Kampus

Dua Institusi Tinjau Lokasi Pembangunan Kampus

Advertisements

 

Padangpariaman,PADANG-TODAY.COM—-Padangpariaman dilirik dua Institusi Pendidikan Tinggi Sumbar, hal ini dibuktikan dengan kesedian lahan yang tersedia serta dukungan pemerintah setempat.

“Kalau di sini bisa jadi kampus, sangat bagus. Udaranya sejuk, dataran tinggi, jauh dari gangguan-gangguan lingkungan. Dengan didirikannya kampus di lokasi yang luas, maka otomatis akan berdiri gedung yang megah dan besar. Apalagi view-nya bagus” ujarnya, Senin 11/4/2016.

Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni tak main-main ingin menjadikan Padangpariaman sebagai sentral pendidikan di Sumbar.

Setelah Balai Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran (BP3) Tiram dan MAN Insan Cendekia Sintuak Toboh Gadang, kini dua perguruan tinggi – Politeknik Negeri Padang dan Institut Kesenian Indonesia (ISI) – bakal menyusul didirikan.

Ali Mukhni mengajak Pimpinan PNP dan ISI meninjau lokasi rencana pembangunan kampus itu. Lokasinya di Kenagarian Kepala Ilalang, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam .Tidak tanggung-tanggung, tanah seluas masing-masing 50 hektar telah siap untuk mendirikan gedung. Untuk akses jalan, Ali Mukhni juga akan mengganggarkan di APBD 2017.

Melihat denah yang sangat cocok untuk dijadikan lokasi pendidikan, bak gayung bersambut, Direktur PNP Aidil Zamri langsung menyatakan setuju pengembangan Kampus PNP di lokasi tersebut.

Dengan didirikannya kampus di lokasi yang luas, maka otomatis akan berdiri gedung yang megah dan besar. Dengan sendirinya daya tampung mahasiswa juga akan semakin besar.

“Melihat semakin besarnya minat masyarakat untuk masuk ke perguruan tinggi, maka dibutuhkan ketersedian sarana prasarana yang juga memadai. Prospek ke depan, kita memang memerlukan sebuah kampus yang luas. Tahun ini saja ada 8.000 orang yang melamar. Kita hanya mampu menampung 1.200 orang,” katanya lagi.

Ia seraya menambahkan, jika jadi berdiri, tidak tertutup kemungkinan Pusat Kampus PNP akan dipindahkan ke Padang Pariaman. “Apalagi pemerintah pusat juga sangat merespon pengembangan kampus. Kita evaluasi lebih jauh,” cetus dia.

Seperti halnya Aidil Zamri, Wakil Rektor I ISI Padang Panjang Ediwar juga menyambut baik usulan Bupati Ali Mukhni untuk mengembangkan ISI di Padang Pariaman. Dia mengaku setelah melihat langsung ke lapangan, maka akan sangat strategis dan sangat bermanfaat besar, jika sebuah kampus seni, didirikan di lokasi itu.

“Kami tentu akan memanfaatkan ini. Melihat lokasinya jauh dari keramaian, kami tentu leluasa untuk mengambangkan kesenian. Seni akan muncul di daerah ini,” sebutnya.

Ia mengaku salut dengan cepat tanggapnya Bupati Ali Mukhni dalam memfasilitasi pembangunan Kampus ISI sejak setahun terakhir. Wilayah Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam layak dijadikan sebuah kota modern yang dilengkapi infrastruktur kesehatan, pendidikan dan industri.

“Pak Ali Mukhni ini Bupati hebat dan luar biasa memajukan kesejahteraan masyarakat,” puji Ediwar terus terang.

Ninik Mamak Kenagarian Kepala Ilalang Asrizal Dt Panghulu Basa yang ikut melakukan peninjauan pun mengatakan sangat mendukung apa yang direncanakan oleh Bupati. Sebab, dengan berdirinya dua kampus dan ditambah lagi rencana pengembangan RSUP M Djamil, maka dengan sendirinya perekonomian masyarakat di Kepala Ilalang juga akan ikut terangkat.

“Lahan di sini seluas 600 hektar merupakan tanah erfacht. Jadi, jika sewaktu-waktu pemerintah daerah mengambil alih tentunya kita serahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Ali Mukhni menyatakan, pembangunan dua kampus ternama Sumbar dan rencana pemindahan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil menandakan keseriusannya untuk menjadikan Padang Pariaman sebagai sentral pendidikan dan kesehatan di Sumbar.

“Untuk pembangunan tidak ada masalah. Untuk jalan permanen, kita bersama DPRD akan anggarkan di APBD 2017,” kata bupati periode kedua itu.(sgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*