Padang Pariaman Capai Realisasi Aggaran 94,78%

Advertisements

Padang-today.com___Mengawali tahun anggaran 2019, Bupati Padangpariaman menggelar rapat evaluasi kinerja. Berlangsung diruang rapat Setda Kantor Bupati IKK Paritmalintang, Kamis 17 Januari.

Rapat evaluasi ini dipimpin langsung oleh Bupati Ali Mukhni yang didampingi oleh Wakil Bupati Suhatribur, dan Sekda  Jonpriadi. Hadir dalam rapat itu para Asisten dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menyampaikan, rapat evaluasi itu bertujuan untuk menuntaskan semua permasalahan yang terjadi pada tahun 2018 lalu.

Sekaligus melakukan refleksi, agar pelaksanaan program pembangunan tahun 2019 mendatang benar-benar bisa maksimal, cepat dan terhindar dari kesalahan-kesalahan.

“Penekanan saya kepada seluruh OPD, persoalan 2018 tentu banyak catatan-catatan yang perlu kita lihat termasuk catatan sejauh mana mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan pelayanan pada masyarakat, kedua bagaimana memaksimalkan pelaksanaan managemen pemerintahan dengan penuh inovasi, ketiga apa yang belum dilakukan ditahun 2018” tegasnya.

Ia menekankan, semua OPD harua sudah melakukan persiapan maksimal diawal tahun 2019 ini. Agar realisasi program pada tahun 2019 bisa dipercepat dan tepat waktu.

Ia berharap awal februari sudah mulai pengerjaan fisik. Menurutnya, percepatan pelaksanaan kegiatan akan mendorong perputaran ekonomi ditengah masyarakat itu.

“Kepada para kepala OPD penekanan saya managemen organisasi harus diperbaiki, berdayakan semua jajaran dibawahnya sesuai dengan fungsinya masing-masing. Sehingga mereka juga betah karena merasa diberi tanggung jawab. Kalau sudah seperti itu roda organisasi pasti berjalan dengan baik,” tegas Ali Mukhni.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Suhatri Bur mengatakan, penegakan kedisiplinan pegawai ditahun ini harus lebih ditingkatkan, sebab itu menjadi salah satu prasyarat dasar suksesnya pelaksanaan program di 2019.

Kemudian komunikasi dan kerjasama lintas OPD dan lembaga lain mesti diperbaiki dan lebih ditingkatkan.

Sementara Sekda Jonpriadi dalam laporannya menyampaikan realisasi APBD 2018 yaitu : Realisasi pendapatan : 1.389.343.350.438,88. (94,97%) dan
Realisasi belanja 1.408.276.982.242,31 (94,98%).

Dari belanja tersebut, 5 OPD yg tertinggi realisasinya adalah : 1. Inspektorat (99,64%), 2. Dinas Peternakan (99,60%), 3. Dinas Kependidukan Capil (99,52%), 4. Satpol PP (99,39%), 5. Dinas Sosial P3A (99,12%).

Sedangkan OPD terendah penyerapan anggarannya adalah : 1. Dinas PUPR (85,78%), 2. Disparpora (92,74%) dan 3. Dinas Kesehatan (93,36%).

Kemudian, Kecamatan yang paling tinggi serapannya adalah : 1. Kec. V Koto Timur (99,28%) dan Kecamatan VII Koto, juga 99,28%, diikuti Kecamatan Enam Lingkung (99,11%).

Kecamatan yang paling rendah realiaasi belanjanya adalah Kecamatan Sintoga (90,67%), papar Asriadi Kasi Evaluasi Bagian Fispra. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*