Padangpanjang Siap Empat Proyek Besar, Rp285 M

Hendri-Arnis-(1)

Advertisements

Padangpanjang, Padangtoday—Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang menorehkan sejarah. Pertamakalinya cetuskan anggaran tahun jamak untuk merealisasikan empat program pembangunan besar di tahun anggaran 2016 dan 2017 mendatang sebesar Rp285 miliar.

Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis menyebut, ratusan miliar rupiah yang dimasukkan pada KUA-PPAS tersebut guna merealisasikan pembangunan Pasar Padangpanjang senilai Rp120 juta, Islamic Centre Rp68 juta, GOR Bancahlaweh Rp70 juta dan Rusunawa Rp27 juta.

Masing-masing dikatakannya, anggaran tahun jamak untuk pelaksanaan pembangunan pasar setelah dipastikan pemutusan hubungan kerja sama dengan pihak investor terbagi menjadi Rp70 juta melalui APBD 2016 dan Rp50 juta dilanjutkan pada tahun anggaran APBD 2017. Saat ini disebutkan telah mejalani proses tender DED untuk mengejar target pembangunan di awal 2016 mendatang.

“Guna percepatan dan kelancaran pelaksanaan pembangunan pasar, kami tengah menyiapkan pembentukan tim khusus yang melibatkan muspida plus seperti pihak BPKP, Kejaksaan dan Kepolisian. Harapannya agar pelaksanaan tidak melenceng dalam pengelolaan anggaran karena berada dalam pengawasan pihak-pihak berkompeten,” terang Wako Hendri Arnis didampingi Kabag Humas Setko Padangpanjang Ampera Salim.

Kemudian pembangunan Rusunawa di kawasan Kelurahan Kampung Manggis akan direalisasikan pada dua tahun anggaran sebesar Rp15 juta dan 12 juta. Bangunan yang akan dibangun di atas lahan 2 hektar tersebut ditujukan untuk menampung penduduk yang saat ini bermukim di kawasan zona merah Sungai Andok serta bagi masyarakat dari kalangan keluarga kurang mampu.

Rusunawa tersebut dikatakannya, direncanakan tiga tingkat dengan 48 unit kamar dilengkapi fasilitas umum yang representatif. Bahkan untuk kualitas material fisik bangunan, Wako Hendri menyebut tergolong mewah seperti layaknya rusun di kota besar negara tetangga. Penataan jaringan listrik dan air serta pengendalian kebersihan dan ancaman risiko kebakaran dirancang sedemikian rupa.

“Kami ingin rusunawa tersebut memberikan kenyamanan total bagi penghuni dan tidak mengganggu keindahan lingkungan. Karena itu saya sudah meminta jajaran terkait agar menata secara apik setiap kebutuhan pendukung seperti jaringan listrik, air dan penanganan kebersihan serta risiko terjadinya kebakaran dengan memasang alat penyemprotan air otomatis di setiap kamar,” terang Wako Hendri.

Sementara untuk pembangunan islamic centre di kawasan Koto Katiak yang akan direalisasikan dengan anggaran tahun jamak masing-masing Rp40 juta dan Rp28 juta juga ditargetkan bisa dilaksanakan secepatnya pada triwulan pertama 2016 mendatang. Termasuk pelaksanaan revitalisasi GOR Bancahlaweh menjadi Sport Centre dengan anggaran masing-masing tahun Rp40 juta dan 30 juta.

“Alhamdulillah ke empat target pembangunan tersebut telah dilakukan penandatanganan kesepakatan dengan teman-taman di DPRD. Demikian juga dengan ninik mamak, kami sangat berterima kasih atas dukungan total bisa diwujudkan pembenahan GOR Bancahlaweh untuk bisa lebih representatif lagi,” tuturnya sembari menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah turut mendorong terselenggaranya program pembangunan di daerah berhawa sejuk itu.

Ketua Komisi I DPRD Padangpanjang, Nasrullah Nukman mengaku sangat apresiasif dengan terobosan yang dilakukan Wali Kota Hendri Arnis dan Wakil Wali Kota Mawardi terhadap percepatan pembangunan untuk Kota Padangpanjang yang lebih maju. Empat program besar dengan anggaran tahun jaman, menurutnya suatu terobosan dan sejarah sepanjang kepemimpinan kepala daerah di Padangpanjang ini.

Menyikapi pelaksanaan pembangunan tersebut, Nasrullah mengimbau jajaran pemerintahan untuk dapat bekerja serius dengan melibatkan seluruh elemen. Pemerintah diimbau agar tidak saja melibatkan lembaga formal, namun juga hendaknya merangkul usur masyarakat sebagai user penting dalam terselenggaranya pemerintahan yang sempurna.

“Ini adalah pembuktian kinerja pemerintahan Hendri Arnis-Mawardi dengan membuat terobosan yang belum pernah dilakukan era kepemimpinan sebelumnya. Terutama pembangunan pasar, sejak tiga periode kepala daerah sebelumnya belum pernah ada kepastian. Di tangan Hendri Arnis-Mawardi, perlu diacungi jempol dalam mengambil sikap dan kebijakan untuk membangun dengan APBD sesuai dengan harapan masyarakat khususnya pedagang pasar,” jawab Nasrullah melaui selulernya. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*