Padangpanjang Tata Pasar Kuliner Ditempat Representatif

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis.

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis.

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Disebut sebagai salah satu kota sebagai destiniasi wisata di Sumbar, Padangpanjang yang terkenal dengan ragam kuliner bercita rasa tinggi sepertinya tidak membuang-buang kesempatan tersebut.

Pemerintah Kota (Pemko) daerah berjuluk Serambi Mekkah itu, seiring dengan visi-misi pemerintahan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan salah satunya dengan membenahi pusat perdagangan kuliner. Jika selama ini kuliner Kota Padangpanjang selalu ramai sebagai urat nadi pergerakan ekonomi masyarakat di malam hari terpusat di depan Kantor Pengelolaan Pasar kota setempat, akan disegera dialihkan pada tempat yang lebih representatif.

Sedikitnya untuk 150 pedagang yang selama ini menjadi tujuan kunjungan masyarakat luar untuk memenuhi selera dengan beragam pilihan makanan di Jalan Khatib Sulaiman, bakal direlokasi ke tempat baru yang dipusatkan di eks Terminal Kantin Anas Karim. Kawasan yang selama ini merupakan terminal angkutan antar desa tersebut, bakal dialihfungsikan menjadi pusat kuliner Padangpanjang yang ditata sedemikian rupa guna memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung.

Wali Kota Padangpanjang, Hendri Arnis menyebutkan keunggulan kuliner Padangpanjang yang sangat terkenal itu merupakan suatu peluang yang harus disikapi cermat. Karena itu dikatakannya, pembenahan aktiviitas perdagangan kuliner yang terpusat di Pasar Padangpanjang itu harus dikemas sedemikian rupa untuk menjaga “relasi” kuliner Padangpanjang.

“Kuliner daerah kita dengan cita rasa tinggi yang menggiurkan selera banyak orang, adalah suatu hal tak dapat dipungkiri. Dan ini, harus kita sikapi dengan bijak sebagai salah satu sektor pendapatan ekonomi masyarakat khususnya pedagang. Karena itu untuk menjadikannya sebagai salah satu ikon wisata daerah ini, kita harus membenahinya agar dapat mendatangkan multi efek keuntungan,” tutur Wako Hendri .

Di lokasi pusat kuliner yang baru nantinya, Hendri menyebut ada beberapa indikator pembenahan dan pembinaan terhadap pedagang kuliner tersebut. Selain ditata dengan dikelompokan sesuai jenis kuliner, pedagang pada nantinya juga akan diberikan bantuan oleh pemerintah, di antaranya kesseragaman sarana dagang. Selain gerobak dagang, pelaku usaha kuliner tersebut juga nantinya akan diberikan packaging dan pakaian seragam bermerek Pusat Kuliner Padangpanjang.

Lokasi pusat kuliner yang baru tersebut dikatakannya, tidak hanya akan mendatangkan kenyamanan bagi pedagang karena ditata sedemikian rupa, namun juga bagi pengunjung. Ketersediaan lahan parkir yang luas dengan daya tampung mencapai ratusan kendaraan, juga sangat bersih meski pada cuaca hujan sekali pun.

“Konsep pusat kilner yang telah kita siap ini, memiliki konsep dan tujuan untuk memanjakan pedagang dan pengunjung. Pedagang untuk 6 pertama digratiskan dari segala pungutan, kecuali terkait kebersihan. Seperti listrik, air bersih dan bea retribusi, akan digratiskan selama 6 bulan. Sedangkan untuk pengunjung, kita yakini akan mendapatkan kenyamanan untuk dapat menikmati kuliner Padangpanjang dengan lokasi yang bersih dan aman,” ujarnya.

Multi efek ekonomi lainnya yang akan muncul dengan kehadiran pusat kuliner tersebut, pemusik jalanan juga akan mendapatkan tempat guna melengkapi nyamannya berburu kuliner di Padangpanjang. Remaja-remaja berbakat musik atau dikenal sebagai pengamen, akan dibina sebagai pelaku wisata kesenian.

“Pengamen yang selama ini turut meramaikan pasar kuliner, nantinya juga akan didata,dibina dan diberikan pakaian seragam Psar Kuliner Padangpanjang. Bahkan mungkin saja suatu ketika akan diberikan ruang untuk pementasan kesenian dari mahasiswa ISI, yang akan melengkapi nuasa wisata,” pungkas Wako Hendri. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*