Padangpanjang,Aktivitas Belajar Dipindahkan ke Rumah, Guru Diwajibkan Lakukan Pengawasan

Padangpanjang, Padangtoday.com—Menyikapi surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaa (Mendikbud) Republik Indonesia nomor 90623/MPK/LL/2015, Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang melalui dinas terkait mengambil keputusan pengalihan aktifitas sekolah ke rumah masing-masing peserta didik hingga Jumat (6/11) besok.

Advertisements

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padangpanjang, Desmon menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh kepala sekolah (kepsek) dari seluruh tingkatan. Seluruh kepsek Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA/SMK, telah diarahkan untuk memberikan penugasan terstruktur bagi seluru peserta didik.

Ditegaskannya, penugasan tersebut secara tekhnis dilakukan oleh guru kelas masing-masing agar proses belajar mengajar (PBM) tidak terhenti total. Meski peserta didik tidak datang ke sekolah, diharapkannya tidak terjadi ketinggalan pelajaran yang berisiko terhadap pencapaian target mata pelajaran.

“Melihat kondisi pencemaran sudah di atas ambang batas toleransi kesehatan, sesuai arahan edaran menteri tersebut dilakukan pemindahan aktifitas sekolah ke rumah masing-masing. Dalam arti kata  sistem belajar mereka tidak kita liburkan, hanya saja tidak dilakukan sebagai mana biasanya di kelas sekolah,” ujar Desmon seperti disepakati melalui rapat bersama jajaran kepala sekolah se Padangpanjang beberapa waktu lalu itu kepada Padang Today melalui selulernya.

Bermodalkan penugasan terstruktur dari masing-masing guru kelas tersebut, peserta didik hanya datang ke sekolah untuk menyerahkan hasil. Kemudian jika kondisi pencemaran udara pada saat itu masih membahayakan, peserta didik kembali diberikan tugas untuk menjalani proses belajar di rumah. “Anank-anak ke sekolah Sabtu (7/11) lusa untuk menyerahkan tugas yang telah dikerjakan dan mengambil tugas baru jika cuaca masih belum membaik,” tuturnya.

Sementara untuk guru, Desmon menyebut tetap masuk seperti biasa untuk melakukan pengawasan langsung terhadap peserta didik yang belajar di rumah. Hal ini juga terkait menghidupkan kembali sisitem guru berkunjung guru ke rumah peserta didiknya. Juga berkaitan dengan penguatan hubungan antara anak dengan guru selaku orangtua di sekolah.

“Khusus untuk murid SD, besok (hari ini, red) masih akan datang ke sekolah untuk mengambil tugas terstruktur karena mereka telah dipulangkan sebelum putusan rapat pengalihan proses belajar ke rumah masing-masing. Tapi ke esokannya tidak lagi ke sekolah sampai Sabtu (7/11) sesuai dengan edaran yang diterbitkan masing-masing sekolah,” sebutnya.

Selain untuk menyerahkan dan mengambil tugas berstruktur, peserta didik sekolah kembali Sabtu (7/11) mendatang juga untuk menggelar sholat Istisqoq berjamaah di masing-masing sekolah. “Sejumlah sekolah telah menyampaikan wecana kegiatan sholat berjamaah. Usai kegiatan tersebut, anak-anak kembali dipulangkan mengikuti edaran menteri terkait,” pungkasnya. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*