Padangpariaman Siap Menjadi Kawasan Perguruan Tinggi

Ali Mukhni Pada Saat Menerima Kunjungan Tim ISI Padangpanjang di ruang kerjanya, Senen 16-01-2017

Padang-today.com__Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) akan mejadi sebagai kawasan pembangunan perguruan tinggi. Selain wilayahnya yang strategis, kemudahan dalam penyediaan lahan menjadi perhatian perguruan tinggi tersebut untuk berdiri di Padangpariaman.

Baru-baru ini Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang berencana akan mendirikan kampus di wilayah Padangpariaman. Tidak itu saja, bahkan sekarang Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, sudah mencatat beberapa perguruan tinggi yang berdiri di kabupaten yang dipimpinnya itu.

Diantaranya Universitas Seni Budaya Indonesia (USBI), Politeknik Negeri Padang, Fakultas Pariwitasa dan Perhotelan dari Universitas Negeri Padang, dan Universitas Bisnis Internasional dari Abdul Latif.
Rencana pengembangan kampus ‘ISI’ Padangpanjang di Padangpariaman tersebut ditanggapi positif oleh bupati setempat. Hal ini dibuktikan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni ketika menerima kunjungan Tim dari ISI Padangpanjang, Senen, 16-01-2017 beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan kepada Tim dari ISI Padangpanjang tersebut bahwa seluas 50 Hektar Lahan akan diberikan kepada ISI di kecamatan 2×11 Enam Lingkung kabupaten Padang Pariaman.

“Kita berjanji kepada ISI Padangpanjang bahwa lahan yang akan diberikan kepada ISI Padangpanjang seluas 50 hektar. Saat ini beberapa proses administrasi telah diselesaikan baik itu berupa izin dari masyarakat yang ditandai dengan persetujuan ninik mamak, wali nagari,  dan perangkat lainnya, ” sebut  Ali Mukhni saat menerima kunjungan Tim ISI di ruangnya .

Dikatakan, untuk pembangunan kampus tesebut, pihak Pemkab Padangpariama akan mengawalinya dengan mensosialisasikan kepada masyarakat setempat dan meminta masyarakat untuk mendukung program tersebut, jelas Ali Mukhni.

“ untuk mengawali pembangunan kampus tersebut, langkah-langkah yang telah dimulai tentu saja dimulai dari sosialisasi kepada masyarakat terutama masyarakat yang berkaitan langsung dengan tanah yang luasnya sebesar 697 hektar tersebut dan dapat mendukung pembangunan kampus, rumah sakit, dan Stadion olahraga yang telah kita rencanakan tersebut,” ujarnya.

Untuk penerbitan sertifikat, lanjut Ali Mukhni, pihak Pemkab telah berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Kita terus intens berkoordinasi dengan BPN agar sesegara mungkin untuk menerbitkan sertifikat, dan saat ini penerbitan tersebut masih dalam proses oleh BPN, ” ungkap Bupati.

Ali Mukhni juga menjelaskan bahwa saat ini masih ada satu tahapan lagi yakni surat dari Rektor ISI Padangpanjang kepada Gubernur Sumatra Barat untuk penetapan lahan.

“Kita targetkan mudah-mudahan direstui Allah SWT bahwa Februari ini sertifikatnya sudah bisa keluar. Saya tidak mau berlama-lama untuk proses ini, ” tegas Bupati.

Lokasi yang akan diberikan pihak Pemkab tersebut berada di Kecamatan 2×11 Kayutanam dengan luas lahan 697 hektar. Yang diperuntukan untuk berbagai instansi.  Disebutkan juga bahwa saat ini pembebasan jalan yang direncanakan lebar 50 meter dengan panjang 3,3 kilometer untuk menuju lokasi yang akan dibangun tersebut sedang dalam proses pembebasan dan pemancangan. Dalam waktu dekat pihak Pemkab akan memasukan alat berat untuk proses pembuatan jalan tersebut.

Selain ISI Padangpanjang, beberapa perguruan tinggi lain seperti Politeknik Negeri Padang, Universitas Syech Burhanudin, Rumah Sakit Vertikal dan Stadion olahraga juga akan dibangun di sekitar lokasi tersebut. Direncakan Pemkab bahwa daerah tersebut akan dijadikan daerah Terpadu.

Pertemuan antara pihak ISI Padangpanjang di Kantor Bupati Padangpariaman dalam rangka silahturahmi dan penjelasan tentang pengembangan lokasi kampus ISI Padangpanjang di Kabupaten Padangpariaman juga dihadiri oleh Rektor dan jajarannya.  Pertemuan tersebut juga disambut hangat oleh Bupati dan Wakil Bupati dengan menghidangkan coklat sebagai produk unggulan Kabupaten Padangpariaman. (sg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*