Pak Medan Protes Tour de Singkarak Etape II, Sisi Lain Iven Internasional

TdS 2016 Pak Medan Protes

TdS 2016 Pak Medan Protes

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-“Ondeh, nak. Baa caro apak ka manggaleh ko ha. Lah lambek sajam ha,” ratap Pak Medan (64) yang menghela becak motor berisi bahan makanan. Becak Pak Medan masih santai di kayuhnya sejak keluar dari kawasan Pasar Ibuah. Lewat di arah RSUD Adnaan WD, ia sontak tekejut.

“Ada apa tuh ramai-ramai?” Hampir sampai di simpang Benteng, ia makin kaget, Minggu (7/8/2016).

Aparat kepolisian yang bertugas di tepi simpang Benteng Payakumbuh itu menstop seluruh pengendara dan pejalan kaki.

Dua jam lamanya terhambat sampai rombongan terakhir di pukul 11.00 WIB melewati Simpang Benteng di Jalur Jalan Soekarno Hatta. Ramainya masyarakat yang menonton Tour de Singkarak bercampur dengan masyarakat yang hanya menunggu jalan kembali bebas terbuka.

Dilema iven memakai fasilitas umum. Kata Pak Medan, saat ditanyakan sambil mendengarkan keluhannya, ia tahunya jalan terpakai untuk TdS 2016 di Kota Payakumbuh, pada hari Sabtu saja. Etape I.

“Tak ada kami tahu, atau dikasih tahu oleh pihak terkait, kalau ada lagi TdS hari Minggu ini,” keluh-kesah Pak Medan.

Sempat, Pak Medan memelas dengan petugas polisi yang berjaga di Simpang Benteng. “Pak, lewatkan ambo ka subarang, Pak. Mambona. Iko bahan samba untuak galeh ketek-ketek,” ungkap Pak Medan.

Meski begitu, petugas tak bergeming. “Ndak bisa, Pak. Tunggu sampai selesai!” ungkapnya tegas.

TdS Etape II dimulai start di Harau dan finish di Istano Basa Pagaruyuang.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*