Pasar Pitalah Dilalap Si Jago Merah Dua Titik Api, Hanguskan Delapan Kios

 

Kondisi delapan kios pedagang Pasar Pitalah Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanahdatar pascakebakaran Minggu (5/10) sekitar 03.20 WIB dini hari kemarin.

Kondisi delapan kios pedagang Pasar Pitalah Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanahdatar pascakebakaran Minggu (5/10) sekitar 03.20 WIB dini hari kemarin

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Delapan kios di Pasar tradisional Pitalah Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanahdatar ludes dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp500 juta. Sementara pihak Kepolisian Polres Padangpanjang masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut, Minggu (5/10) kemarin.

Kasi Ops Damkar Padangpanjang, Jhon Eriko menyampaikan kejadian yang meluluh lantakan kios di pasar tradisional tersebgu baru diketahui sekitar pukul 03.15 WIB dinihari. Mendapat laporan dari warga setempat, tim evakuasi Damkar Padangpanjang langsung turun menuju tempat kejadian dengan menggunakan tiga unit mobil kebarakan.

Selain Damkar Padangpanjang, bersama 2 unit Damkar dari Kabupaten Tanahdatar, 2 unit dari Kota Solok dan 1 unit Damkar  dari  Bukittinggi, terus berupaya menguasai kobaran api sebagai upaya meluasnya kebakaran.

“Api dapat di padamkan petugas dengan dibantu warga sekitar pukul 04.20 WIB. Namun kondisi bangunan semi permanen itu tidak bisa di selamatkan karena sudah dilalap api,” ungkap Jhon Eriko kepada wartawan.

Sementara Keterangan warga di tempat kejadian peristiwa (TKP), Yusri mengungkapkan kejadian berawal ketika kobaran api terlihat pada dua titik api dari bangunan gudang prabot dan tempat pangkas rambut. Diperkirakan terdapanya bahan yang mudah terbakar pada salah satu kios tersebut, sehingga membuat kobaran api dengan cepat menjalan ke sejumlah kios lainnya.

“Begitu api terlihat, dalam waktu cepat mulai menjalar dan membesar seketika itu. Tidak mungkin bisa berbuat banyak, saya langsung memberi tahu warga sekitar pasar ini untuk berusaha memadamkan api dan lainnya menghubungi pihak Damkar. Meski pihak Damkar telah sampai di pasar ini dalam waktu relatif cepat, namun api lebih dulu membesar sehingga menghanguskan kios beserta isinya tanpa dapat diselamatkan,” terang Yusri.

Sementara Kapolres Padangpanjang AKBP Djoni Hendra, membenarkan telah terjadi kebakaran di pasar tradisional Pitalah subuh dini hari kemarin itu. Dalam kejadian tersebut telah menghanguskan delapan petak kios semi permanen milik pedagang dengan kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. Berdasarkan data dihimpun petugas di lapangan, Djoni menyebut korban pimilik kios terbakar, yakni Endar, Win dan Jon. Kemudian Katik Maun pemilik dua petak kios dan Mantari pemilik tiga petak kios lainnya yang hangus terbakar.

“Pascakejadian telah dilakukan olah TKP untuk mengungkap kasus ini. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih dalam  penyelidikan untuk menelusuri penyebab awal mula terjadinya  kebakaran yang telah merugikan banyak pihak ini,” jawab Djoni melalui selulernya. (dil/nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*