Payakumbuh Berduka, Sekdako Kehilangan Orang Tua, Wawako H Suwandel Muchtar Ikut Selenggarakan Jenazah

Wawako Payakumbuh H Suwandel Muchtar MM bersama SKPD dan pegawai di rumhah duka dan pemakaman Ibunda Sekdako H Benni Warlis MM di Panampuang, Agam.

Wawako Payakumbuh H Suwandel Muchtar MM bersama SKPD dan pegawai di rumhah duka dan pemakaman Ibunda Sekdako H Benni Warlis MM di Panampuang, Agam.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Sekdako Payakumbuh H. Benni Warlis, MM, kehilangan orang tua perempuannya. Sekitar pukul  18.40 WIB, Rabu (2/3), Hj. Khairalis,  ibunda sekdako diberitakan menghembus nafas terakhirnya, dalam usia 80 tahun. Benni, satu-satunya putera almarhumah yang masih hidup, ketika berita duka  itu diterimanya, baru sepekan  menjalani Diklat Pim II di Jakarta. Kamis esok harinya, Benni  sudah ikut memakamkan jenazah ibunya.

Sebelum ajal menjemput, pada pukul 14.00 WIB,  almarhumah sempat dilarikan dari rumah duka di Jorong Surao Lauik, Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Agam, ke RSUP dr. Ahmad Muchtar Bukittinggi. Waktu itu, almarhum muntah-muntah dan pusing, sehingga mengakibatkan badannya lemas. Setelah mendapat perawatan, diketahui pembuluh darah almarhum pecah, akibat tensi tinggi.

Berita kematian tersebut cepat melebar luas. Walikota H. Riza Falepi dan Wawako H. Suwandel Muchtar dan jajarannya langsung menyampaikan rasa dukanya kepada sekdako sekeluarga. Kepala Ombudsman RI Perwakilan  Sumatera Barat  Yunafri, Asisten I Yoherman, Asisten II Amriul dan Asisten III Iqbal Bermawi serta para pimpinan SKPD dan ratusan staf pemko dan jajaran RSUD dr. Adnaan WD  juga ikut berdatangan ke rumah duka.

Tidak hanya kalangan pejabat dan staf di jajaran pemko yang datang melayat, jajaran perbankan, keluarga besar PDAM,  jajaran Kantor Kementerian Agama Payakumbuh, anggota Majelis  Taklim Indonesia (MTI), pengurus PKS, sejumlah anggota  Forkopinda, beberapa   pejabat di daerah tetangga Limapuluh Kota,  juga ikut datang ke rumah duka menyampaikan rasà berlangsungkawa yang mendalam.

Jenazah almarhumah dimakamkan di pandam keluarga di samping rumahnya. Sekdako Benni Warlis bersama isterinya dr. Hj. Merry Yuliesday, MARS yang juga Direktur RSUD dr. Adnaan WD, menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesarnya-besarnya kepada seluruh pelayat yang datang. Sambil meminta permohonan maaf atas kesalahan almarhumah semasa hidupnya.

Almarhumah dikenal sebagai bundo kanduang limpapeh rumah gadang yang sukses membimbing keluarga dan anak nagari menjadi anak yang berguna. Ia sosok yang selalu peduli ke nagari dan anak dagang yang datang.

Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, atas nama seluruh jajaran pemko menyampaikan rasa dukanya yang tinggi.

”Mudah-mudahan seluruh amal ibadah almarhumah sebagai bundo kanduang kampuang, diterima Allah SWT, sehingga dimanjakan Nya di syurga Allah,” sebut  H Suwandel Muchtar.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*