Payakumbuh Punya Forum Pengembangan Ekonomi, Pembangunan Harus Terpacu

Sekdako Benni Warlis membuka sosialisasi FPED di aula balaikota, Senin (5/10).

Sekdako Benni Warlis membuka sosialisasi FPED di aula balaikota, Senin (5/10).

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Kota Payakumbuh punya Forum Pengembangan Ekonomi Daerah (FPED) yang dibentuk melalui surat keputusan walikota. Forum ini, betanggung jawab menginventarisir, mengindentifikasi potensi unggulan ekonomi daerah dalam berbagai sektor.

Untuk memberikan pemahaman tugas dan fungsinya, seluruh anggota  mengikuti sosialisasi FPED, di aula Balaikota Payakumbuh, Senin (5/10). Kegiatan yang dikemas Bagian Perekonomian Setdako Payakumbuh ini, dibuka Walikota Payakumbuh  diwakili Sekdako H Benni Warlis.

Sosialisasi tersebut selain diikuti anggota FPED, juga melibatkan Staf Ahli Walikota Hj Ruslayeti dan  sejumlah pimpinan SKPD. Nara sumbernya terdiri dari Kepala Biro Perekonomian Setdaprov  Wardarusmen SE MM membahas tentang Kelembagaan FPED dan  Kasubbid Sarana Perekonomian Bappeda Sumbar Hilma SE MSi,  tentang peranan dan fungsi FPED dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah.

Laporan  Ketua Panitia Julfiter SE yang juga Kabag Perekonomian Setdako Payakumbuh menjelaskan, anggota FPED  melibatkan unsur-unsur pemerintahan, perbankan, perguruan tinggi, PWI, Dekopinda, Organda, IWAPI, HIPMI, LSM, Ikatan Pedagang Pasar Payakumbuh dan tokoh masyarakat lainnya.

”Tujuan dilaksanakan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman terhadap FPED tentang pengembangan ekonomi daerah dan dari semua saran dan masukan peserta akan dijadikan bahan dalam mengembangkan ekonomi daerah kedepannya,” pungkas Julfiter.

Sekdako Benni Warlis ketika membuka kegiatan ini,  menyebutkan pembentukan Forum Pengembangan Ekonomi Daerah (FPED) ini, didukung dengan dana  APBD. Keberadaan FPED  memiliki landasan hukum yang jelas, yaitu UU No 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan sekarang telah diganti menjadi UU No 23 tahun 2014.

Sekdako berharap, kehadiran FPED  membawa perubahan terhadap tatanan pembangunan daerah yaitu penekanan terhadap peran serta masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan, ujar Benni.

Kedepan,  diharapkan Sekdako, anggota FPED ini, mampu membuat perencanaan pembangunan ekonomi, yang akan memberikan dampak positif  terhadap  pertumbuhan ekonomi Kota Payakumbuh.(rel/dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*