Payakumbuh Selatan Wakili Payakumbuh Lomba GSI

Ibu TP PKK menempel stiker didampingi Ibu hamil.

Ibu TP PKK menempel stiker didampingi Ibu hamil.

PAYAKUMBUH,PADANGTODAY.COM -Kecamatan Payakumbuh Selatan mewakili Kota Payakumbuh dalam lomba Gerakan Sayang Ibu (GSI) tingkat provinsi 2014. Kecamatan yang dipimpin Camat Herlina dan Sekcam H. B. Nasution itu, akan dikunjungi tim penilai provinsi, Rabu (22/10). Payakumbuh Selatan, membuyarkan harapan 4 kecamatan Payakumbuh lainnya dalam lomba GSI 2014 ini, setelah Payakumuh Selatan ditetapkan sebagai juara tingkat kota.

Sebelum tim tiba, warga kecamatan setempat bersama unsur jajaran pemerintah, termasuk TNI/Polri, berbenah membersihkan seluruh kelurahan dan lingkungan kecamatan. Pengurus TP-PKK Payakumbuh dipimpin ketuanya Ny. Dr. Henny Riza Falepi, ikut bergabung dengan warga bergorong bersama, Jum’at (17/10).

Tidak hanya bersimbah keringat membersihkan lingkungan, Ketua TP-PKK Ny. Henny juga ikut memasang stiker yang berkaiatan dengan Gerakan Sayang Ibu di kendaraan roda empat dan rumah-rumah penduduk. Untuk kegiatan Gerakan Sayang Ibu ini, kita harus siap turun tangan,” katanya.

Dikatakan, target juara dalam lomba ini, bukanlah tujuan. Tapi, mengajak seluruh warga untuk peduli dalam mengaplikasikan gerakan sayang ibu, dibawah koordinasi satgas GSI kecamatan dan kelurahan, itu yang lebih penting. Siapa tahu dengan kerja keras, Payakumbuh Selatan sukses merebut gelar juara,” kata Ny. Henny.

Sementara itu, Camat Herlina mengatakan, pengurus TP-PKK Payakumbuh sangat membantu kegiatan GSI diseluruh kelurahan. Warga sadar, GSI merupakan program yang menyentuh kepentingan warga dilapisan terbawah. Program ini harus disukseskan seluruh elemen masyarakat, karena merupakan keterpaduan dan sinergisitas dalam upaya peningkatan status perkawinan. Pemberdayaan ibu hamil, pelayanan KB bagi pasangan usia subur, serta usaha pelayanan bagi ibu yang mau melahirkan.

Dikatakan, seluruh satgas dikelurahan mampu mensosialisasikan program GSI, sehingga warga kelurahan punya pengetahuan yang cukup dalam memelihara kesehatan reproduksi, meningkatkan derajat kesehatan bagi perempuan. Warga juga menyadari, efek terlalu muda punya anak, terlalu banyak melahirkan, terlalu rapat melahirkan atau jarak melahirkan dan terlalu tua untuk hamil.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*