PDI-P Kota Payakumbuh Berencana Gabung PKS

Anggota DPRD Payakumbuh Periode 2014-2019

Anggota DPRD Payakumbuh Periode 2014-2019

Payakumbuh, PADANGTODAY.com – Lain lubuk lain ilalang. Lain lagi pandangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menanggapi perkembangan politik di tubuh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Payakumbuh. 25 Anggota DPRD periode 2004-2019, Senin (1/9)  diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh Yudissilen SH MH.

”Memang, perkembangannya saya baca dan saya dengar tiga partai, PBB, NasDem dan Hanura telah sepakat membentuk satu fraksi. Sebagai partai yang mengutus 2 kursi di DPRD Payakumbuh, sesuai dengan PP nomor 16 tahun 2010 kita memang harus melekatkan diri di fraksi lainnya, jika fraksi gabungan ini memang tidak menambah keanggotaan,” ujar Ketua DPC PDI P Payakumbuh Aribus Madri.

DPRD Kota Payakumbuh memang baru dilantik Senin, 1 September 2014. Namun, Partai NasDem, PBB, dan Hanura telah membuat Kesepakatan Bersama di atas materai bahwa ketiga partai ini membentuk satu fraksi di DPRD Payakumbuh, dengan nama Fraksi Gonjong Limo (FGL).

Fraksi ini berarti bahwa lima anggota DPRD, Ahmad Ridha, Ismet Harius (NasDem), Syafrizal, Alex Wijaya (PBB), dan Basril Latief (Hanura) bersetakat duduk di bawah payung satu fraksi, FGL. Secara aturan perundang-undangan, fraksi ini berumur 5 tahun, berlaku 1 September 2014-31 Agustus 2019.

Meski begitu, PDI Perjuangan yang duduk wakil rakyatnya, Aribus Madrid dan Yanuar Gazali, mengaku tidak panic. Sebab, sinyalemen bahwa PDI Perjuangan akan melekat ke Fraksi PKS ikut menyeruak. Angin-anginnya, bahwa PDI Perjuangan siap berkoalisi di tubuh Fraksi PKS sebab, selain amanat aturan perundang-undangan mengharuskan PDI P mencari fraksi tempatan, juga sebab kedua partai ini, PKS dan PDI P adalah partai pengusung Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh, pada Pilkada 2012 lalu.

Dikonfirmasi ke Ketua DPD PKS Kota Payakumbuh Suparman SPd mengatakan bahwa segala kemungkinan bisa saja terjadi. Proses pembentukan fraksi pun belum berjalan. PKS bisa saja membawa PDI P bergabung. Ini, tentu melihat perkembangan politik nantinya.

”Pastinya, PDI Perjuangan akan melakukan komunikasi-komunikasi baik ke dalam DPRD maupun ke luar (partai). Hasil komunikasi ini akan menjadi acuan bagi PDI Perjuangan dalam bersikap. Kita tetap akan laksanakan proses yang kabarnya dipercepat jadi 15 hari dari 21 hari yang direncanakan semula untuk pembentukan tata tertib DPRD,” ujar Aribus Madri di DPRD Payakumbuh usai pengambilan sumpah.

Formasi prediksi DPRD dengan 6 partai dengan masing-masing 3 anggota DPRD; Partai Golkar, PKS, Demokrat, PPP, PAN, dan Partai Gerindra telah bisa membuat  masing-masing 1 fraksi dengan syarat sesuai PP 16 2010, yakni sejumlah komisi yang ada. DPRD Payakumbuh terdiri atas 3 komisi. (malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*