Peduli Bencana PMI Tanah Datar Gelar Simulasi Tanggap Darurat

PMI Tanah Datar.

PMI Tanah Datar.

Tanah Datar, PADANGTODAY.com-Sabtu dan minggu 27-28/09 rangkaian kegiatan simulasi tanggap darurat untuk daerah rawan bencana yang diprakarsai oleh PMI Tanah Datar, melibatkan wali nagari, kepala jorong, alim ulama caliak pandai, KAN, bunda kanduang,pemuda dan masyarakat di gelar.

Kegiatan simulasi tanggap darurat bencana dilakukan di dua jorong/kampung yaitu di jorong 2 koto kec. Batipuh Selatan dan jorong Ganting gunung rajo kec Batipuh kabupaten Tanah Datar.

Dua jorong dimana simulasi ini gelar merupakan daerah yang rawan terjadi bencana, berdasarkan analisa bahaya dan pemetaan resiko yang telah dilakukan oleh PMI Tanah Datar, selama beberapa tahun terakhir dari data PMI Tanah Datar bencana Banjir bandang di jorong 2 koto kec. Batipuh Selatan telah terjadi dua kali yaitu pada tahun 2000 dan 2012, untuk jorong Ganting gunung rajo daerah ini merupakan daerah rawan bencana gempa, karena berdasar hasil pantauan BMKG Sumbar daerah ini merupakan lokasi yang sering terjadi gempa akibat patahan yang terkenal di sebut dengan “patahan semangka”. Terakhir kali gempa akibat patahan ini terjadi kamis dinihari 11 September 2014, yang sebelumnya terjadi juga pada tahun 2004, 2007, dan 2009. bencana yang telah beberapa kali terjadi cukup menimbulkan duka bagi masyarakat di dua daerah ini.

“Untuk mengurangi resiko bencana terhadap masyarakat di dua lokasi rawan bencana ini maka PMI Tanah Datar mengambil inisiatif melakukan gelar simulasi tanggap darurat sebagai bentuk peduli akan keselamatan masyarakat”, ujar Ungadi divisi penanggulangan bencana PMI kabupaten Tanah Datar.

Simulasi yang langsung melibatkan masyarakat ini telah dikaji dengan kajian rencana kontinjensi yaitu mempersiapkan segala sumber daya manusia dengan dukungan sarana dan prasarana yang ada di daerah tersebut dengan membuat asumsi suatu kondisi mungkin terjadi dan tidak mungkin terjadi terhadap suatu hal yang akan menimpa diri manusia,” tambah ungadi.

Di hubungi PADANGTODAY.com minggu 28/09 kepala markas PMI kabupaten Tanah Datar Eko Markos mengatakan, Markas PMI Tanah Datar bersama relawan, Sibat, tenaga sukarela, KSR dan masyarakat “basitungkin” mengelar simulasi tanggap darurat bencana selama 2 hari.

Harapan kami setelah gelar acara simulasi tanggap darurat, masyarakat nantinya ketika sewaktu-waktu terjadi bencana di dua daerah yang terkenal rawan bencana ini, minimal mereka telah mempunyai sedikit pemahaman, pengetahuan, aksi, dan tata cara apa yang harus mereka lakukan menghadapi bencana yang terjadi secara nyata, dan hal2 teknis untuk mengurangi resiko bencana juga kami disimulasikan secara langsung bersama masyarakat, ujarnya. (romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*