Pelaku Pengedar Narkoba Di Amankan

Foto Ilustrasi Tanaman Ganja

Foto Ilustrasi Tanaman Ganja

Advertisements

Padang-today.com__Kepolisian Resor (Polres) Kota Pariaman, Sumatera Barat, berhasil menangkap dua orang pelaku pengedar narkotika jenis ganja.

Kapolres setempat, AKBP Riko Junaldy, di Pariaman, Senin, mengatakan kepada wartawan kedua pelaku tersebut diamankan di dua lokasi yang berbeda.

Menurutnya, kedua pelaku pengedar barang haram tersebut pada saat penangkapan tidak melakukan perlawanan, dan mereka digerebek pada tempat yang berbeda.

“Tersangka IS (35) diamankan pihak kepolisian pada Minggu malam (2/10) sekitar pukul 19.30 WIB di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padangpariaman dengan barang bukti berupa ganja kering siap pakai seberat 1,5 Kilogram, kata dia.

Katanya, Informasi awal yang diperoleh pihak kepolisian, pelaku IS menyimpan sebanyak kurang lebih 4 Kilogram ganja kering, namun hanya 1,5 kilogram yang baru bisa diungkap.

Kapolres membenarkan saat penangkapan dilakukan tiga pelaku melarikan diri namun tersangka IS berhasil diamankan dengan sejumlah barang bukti.

Dari informasi yang diperoleh oleh pihak kepolisian, pelaku IS mengaku barang haram tersebut diperoleh langsung dari Provinsi Sumatera Utara yang kemudian dijual di daerah itu.

“Pengakuannya sudah beberapa kali memperoleh ganja tersebut dari Kota Medan, namun perlu penyelidikan lebih dalam untuk mengusut kasus tersebut,” jelasnya.

Selain mengamankan barang bukti berupa ganja kering, pihak kepolisian juga menyita satu unit timbangan, Handphone genggam, gunting, dan uang tunai sebesar Rp39 ribu.

Sementara itu pelaku lainnya AD (26) diamankan pihak kepolisian di salah satu warung internet di Kecamatan Pariaman Tengah pada Kamis malam (29/9) sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat diamankan pelaku tertangkap tangan menyimpan satu lenting narkoba jenis ganja siap pakai. Kemudian dilakukan pengembangan kasus dan ditemukan tiga paket narkoba jenis ganja yang disimpan di Kantor UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Karan Aur.

Pelaku AD mengaku barang haram tersebut rencananya akan dijual langsung kepada masyarakat setempat dengan sasaran utama para pelajar. Hingga kini kedua pelaku tersebut masih diminta keterangannya untuk pengembangan lebih lanjut.

Atas perbutanya kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 112 dan 114 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun kurungan penjara.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*