Pembobolan Brankas, Kecurigaan Pihak Kepolisian Mengarah Kuat Kepada Orang Dalam

Foto Ilustrasi Memburu Pembobol Brankas

Foto Ilustrasi Memburu Pembobol Brankas

Advertisements

Padang-today.com__Pelaku pembobolan Brankas di wilayah hukum Polres Pariaman kembali terjadi. Kali ini terjadi di toko elektronik milik korban Toko Nazimul Irvan. Setelah kejadian ini pihak korban membuat laporan ke pihak Polres Pariaman, Senin, 25-07-2016.

Dari hasil laporan pihak korban tersebut, Polres Pariaman melakukan pemburuan kepada pelaku. Dugaan kuat sementra mengarah kepada inisial ‘R’. Pihak Kepolisian Resor (Polres) Kota Pariaman, Sumatera Barat, masih memburu R (25) pelaku yang diduga membobol dan melarikan uang tunai sebesar Rp63 juta di dalam brankas toko elektronik di kota itu.

Kapolres setempat, AKBP Riko Junaldy di Pariaman, Senin, kepada wartawan mengatakan pemilik toko Nazimul Irvan (39) melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setelah mengetahui brankas miliknya dibobol. Dari olah hasil TKP sementara diduga pelakunya adalah orang dalam yang bekerja di Toko Elektronik tersebut.

“Kecurigaan pihak kepolisian mengarah kuat kepada R yang juga kepala gudang karena membawa kabur mobil minibus berwarna silver milik perusahaan dengan nomor polisi BA 1364 BE,” kata dia.

Ia melanjutkan, Pihak Polres Pariaman terus berupaya melacak pelaku yang diduga kuat inisial ‘R’ tersebut melarikan diri dengan membawa mobil minibus itu, hal hasil tersangka ‘R’ tidak diketahui keberadaannya. Setelah dilacak nomor handphone milik R diketahui berada di daerah Kabupaten Padangpariaman, namun beberapa saat setelah itu nomor sudah tidak aktif.

Kemudian, setelah memburu R pihak kepolisian menemukan mobil tersebut di lokasi Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dengan sejumlah barang bukti lain seperti brankas, linggis dan palu yang diduga digunakan pelaku untuk menjalankan aksi kejahatanya.

“Kita sedang melakukan koordinasi dengan pihak bandara terkait kamera CCTV dan dan diketahui pelaku memasuki bandara sekitar pukul 14.59 WIB,” jelasnya.

Seterusnya pihak Polres Pariaman melakukan pengecekan di Bandara BIM. Setelah dilakukan pengecekan boarding keberangkatan ke Jakarta dan kota lainya, tidak ditemukan data pelaku, pihak kepolisian menduga R lari menggunakan jalur darat.

“Kita akan terus kembangkan kasus tersebut dan memburu pelaku yang diketahui memiliki lima Kartu Tanda Penduduk yang berbeda,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat di kota itu agar lebih waspada dan hati-hati dalam menyimpan barang berharga serta tidak terlalu cepat mempercayai orang yang baru dikenal.

“Pelaku ini merupakan orang dalam dari toko elektronik tersebut, sehingga pelaku mengetahui secara jelas lokasi dan letak brankas sehingga memudahkan aksi kejahatanya,” tandasnya.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*