Pemerintah Pusat Bantu 48 Ekor Sapi Perah di Padangpanjang

Padangpanjang, Padangtoday – Pemerintah Kota Padangpanjang sudah menerima bantuan 48 dari 127 ekor sapi perah dari pemerintah pusat tahun anggaran 2015.

Advertisements

“Sapi perah itu sudah kami terima sebanyak 48 dari 127 ekor yang direncanakan oleh pemerintah pusat tahun ini,” kata Kepala Dinas Pertanian Padangpanjang, Candra di Padangpanjang.

Dia mengatakan, bantuan tersebut merupakan perhatian pemerintah pusat terhadap Padangpanjang dalam pengembangan sapi perah di Sumbar.

“Padangpanjang merupakan sentra sapi perah. Bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat itu sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Sapi perah yang akan diterima Padangpanjang pada 2015, merupakan sapi impor dari luar negeri sebanyak 100 ekor dan 27 ekor lagi sapi lokal dari pulau Jawa.

Sapi yang sudah sampai di Padangpanjang itu kata dia, dipelihara oleh kelompok tani dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

Direncanakan tambah dia, keseluruhan sapi perah yang dibantu oleh pemerintah pusat itu akan dipelihara oleh kelompok tani yang ada di Padangpanjang.

“Sapi perah itu akan di pelihara oleh delapan kelompok tani yang ada di Padangpanjang sebanyak 87 ekor dan selebihnya di Puskeswan,” sebutnya.

Padangpanjang saat ini memiliki 281 ekor sapi perah, 60 persen di antaranya sudah bisa menghasilkan susu murni sebanyak 900 sampai 1.200 liter perhari.

Dia mengatakan, sapi yang bisa memproduksi susu dengan diperah tersebut berumur dua tahun ke atas dan maksimal berumur lima sampai enam tahun.

“Sapi yang bisa menghasilkan susu tersebut adalah sapi dalam keadaan setelah melahirkan, dan bisa berproduksi selama satu tahun ke depan,” katanya.

Peternak sapi perah di Kota Padangpanjang, Ridwan, mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah setempat selama ini terhadap peternak sapi perah.

“Dalam pengembangan sapi perah, Pemkot Padangpanjang sudah cukup banyak memfasilitasi peternak, baik dari sarana maupun bantuan sapi itu sendiri,” katanya. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*