Pemilik Sea World Bersikukuh Takkan Serahkan Wahana Ke Grup Lippo

Pantai Ancol.

Pantai Ancol.

PADANGTODAY.com- PT Pembangunan Jaya Ancol, pemilik lahan Sea World, berkukuh takkan menyerahkan wahana tersebut pada Perusahaan Grup Lippo.

“Serahkan dulu asetnya pada kita sesuai perjanjian, baru kita bicara yang lainnya,” Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Gatot Setyowaluyo di BEI, Senin (10/11).

Dia menegaskan, perjanjian perseroan dengan Sea World adalah perjanjian penyerahan gedung atau perjanjian BOT. Antara Sea World dan Ancol, tidak ada dispute.

“Ada aspek hukum dan bisnis, tapi yang digemborkan adalah aspek bisnisnya,” katanya.

Gatot menyebutkan, Sea World harus tunduk pada aspek hukum atau perjanjian yang sudah disepakati dengan menyerahkan aset dulu.

“Kalau nanti ada perpanjangan, itu bicara nanti. Ini karena ketakutan mereka kalau hanya ditunjuk sebagai operator,” ungkapnya.

Jika Sea World dikelola Ancol, kata dia, paling tidak kinerja keuangan perseroan bakal meningkat 10 persen. Saat ini, kontribusi Sea World pada Ancol hanya 2 persen.

“Silakan mereka melakukan lobby pada pemerintah DKI sebagai pemegang saham. Tapi kami berpegangan pada aspek hukum yang ada. Dan sudah habis masa kontraknya,” katanya.

Pengelola Ancol siap meladeni Sea World secara legal di pengadilan. Bahkan perseroan berharap, masalah ini cepat kelar. Sampai saat ini, PT Pembangunan Jaya Ancol masih menutup Sea World, salah satu wahana yang dikelola PT Sea World Indonesia anak usaha Lippo Group, karena habisnya masa perjanjian selama 20 tahun.

“Itu aset milik pemerintah, kalau diserahkan begitu saja, kami bisa terkena masalah,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*