Pemindahan Pedagang ke TPS Diharapkan Lancar.

Padangpanjang, padang-today.com –  Seluruh pedagang di Pasar Padang Panjang sudah harus pindah terakhir 31 Maret 2016. Tidak ada lagi ragu ragu. Seluruhnya harus pindah ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) akhir bulan ini.

Demikian disampaikan Walikota Hendri Arnis melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, dalam Rapat Tim Penertiban Pemindahan Pedagang Ketempat Penampungan Sementara, Selasa, (29/3) di Aula Lt 3 balaikota setempat.

Hadir dalam rapat ini, Asisten Ekbang Defrial, Kakan Pasar Rinopen, unsur TNI dari POM dan Koramil Padang Panjang, kepolisian dari Polsek Padang Panjang, unsur Brimob Padang Panjang dan Satpol PP Padang Panjang serta unsur dari Dishubkominfo Padang Panjang.

Kesimpulan dari rapat ini, bagaimana pedagang bisa pindah dengan tertib, aman, nyaman dan terkendali.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang Panjang telah mendirikan posko pelayanan bagi pedagang untuk menyosialisasikan pembangunan pasar setempat.

“Posko ini akan menyosialisasikan pelaksanaan pembangunan dan pemindahan pedagang ke kios penampungan,” kata Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, di Padang Panjang, Selasa kemarin.

Wako menyatakan, di dalam posko akan ada aparatur dari pemerintah yang akan melayani serta menerima masukan dari para pedagang.

“Pedagang bisa bertanya nantinya kepada ketua posko tentang kapan kepindahan, bagaimana fasilitas air, listrik dan lainnya,” ujarnya lagi.

Pedagang yang akan bertanya kepada anggota di posko, ujarnya lagi, akan mengisi nama dan lokasi kios penampungan untuk menghindari persepsi yang macam-macam.

Dia juga meminta dukungan dari para pedagang agar pelaksanaan pembangunan pasar tradisional setempat bisa berjalan dengan baik.

“Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan, sehingga pedagang bisa berjualan dengan nyaman di lokasi pasar yang representatif nantinya,” ujarnya lagi.

Pedagang di pasar tradisional Padang Panjang Edi memberikan dukungan terhadap pendirian posko pelaksanaan pembangunan pasar tersebut.

“Posko itu akan banyak manfaatnya, sehingga kami sebagai pedagang bisa bertanya tentang berbagai hal terkait pelaksanaan pembangunan pasar,” katanya.

Pembangunan Pasar Padang Panjang direncanakan pertengahan April 2016. Saat ini proses tender pembangunan kepada pihak rekanan sedang berjalan.

Puluhan rekanan yang mendaftarkan perusahaannya kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Unit Layanan Pengadaan (ULP), hanya tiga perusahaan yang memenuhi persyaratan.

“Ada tiga perusahaan yang sudah memenuhi persyaratan ikut dalam proses tender, dalam waktu dekat akan diumumkan pemenangnya,” kata Kepala UPTD ULP Padang Panjang Dedi Yuneldi. (Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*