Pemkab Limapuluh Kota Terus Lakukan Terobosan, Irfendi-Ferizal Perbaharui Format Pembinaan Pegawai

Bupati Irfendi Arbi dan Kajari Singgih

Bupati Irfendi Arbi dan Kajari Singgih

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Melewati 100 hari masa pemerintahan pasangan kepala daerah Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan, Senin (30/5), Pemkab Limapuluh Kota terus mencari terobosan dan format terbaru terkait sistem pelayanan masyarakat dan penataan birokrasi pemerintahan.

Salah satu terobosan yakni upaya pembinaan disiplin serta penataan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota. Jika sebelumnya pembinaan pegawai seperti apel pagi dilaksanakan setiap hari, untuk selanjutnya, Bupati Irfendi Arbi mengintruksikan bakal dilakukan hanya seminggu sekali, yakni setiap Senin pagi.

“Memasuki Puasa Ramadhan 1473 Hijriyah, sebagaimana surat edaran Menpan-RB, jam dinas pegawai atau ASN kita dikurangi selama 20 jam/sebulan atau 5 jam/minggu. Kami ingin, adanya pengurangan jam kerja, para aparatur tetap memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Irfendi dalam arahannya ketika memimpin apel pagi.

Agar memiliki waktu yang maksimal, lanjutnya, sepanjang puasa Ramadhan kegiatan pembinaan harian pegawai, seperti apel pagi juga akan dipangkas. Jika sebelumnya kegiatan apel dilaksakan setiap hari, maka selanjutnya cukup digelar seminggu sekali.

Irfendi berharap, upaya penataan dan pembinaan disiplin selama ini mampu memacu etos kerja pegawai.

“Yang perlu diingat, jangan sampai ada juga pegawai atau pejabat kita, yang berniat membuat gaduh, mengadu domba dan sebagainya. Percuma, karena ini hanya akan mengganggu kinerja dan pelayanan kita. Bekerja saja secara maksimal dan profesional,” tegas putra Simalanggang itu.

Senada dengan Irfendi, Wakil Bupati Ferizal Ridwan, mengaku turut mendukung upaya pencarian format terbaru, perihal sistem penataan dan pembinaan kinerja aparatur daerah.

Ferizal berpendapat, dipangkasnya jadwal pembinaan apel pagi, setidaknya akan memberi penyegaran bagi pegawai terutama dalam menjalankan ibadah di bulan Suci Ramadhan.

“Absen pun, kalau bisa sepanjang Ramadhan besok, tidak akan kita pantau. Tetap diambil absen, tetapi hanya berdasarkan kesadaran saja. Selaku insan yang beriman kita tentu memiliki tanggungjawab dan pertanggungjawaban di akhirat nanti kepada Tuhan,” tutur Ferizal.

Wabup yang selama ini terkenal dengan gaya ceplas-ceplos, bahkan memohon pamit kepada seluruh ASN terhadap proses pembinaan disiplin harian sepanjang bulan puasa nanti. Dia menyebut, sepanjang bulan Suci Ramadhan, pembinaan akan diisi dengan kegiatan tausiah dan pemberian “pituah” keagamaan.

“Kendati demikian, terhadap kinerja aparatur dan program-program yang menyangkut kegiatan birokrasi dan pelayanan kemasyarakatan, tetap akan kita pantau dan evaluasi. Kita akan terus meminta seluruh pejabat, baik di sekretariat maupun di jajaran satuan perangkat kerja (SKPD) terus membangun inovasi yang terkendali disamping meningkatkan etos kerja, di instansi masing-masing,” tutup Ferizal.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*