Pemko Pariaman dan BPOM Gelar Sidak Serta Uji Sampling Makanan Jajanan Bulan Ramdahan

Pariaman, Padangtoday.com-Untuk menjaga kenyamanan warga Kota Pariaman menjalankan ibadah Puasa Ramadhan, dalam mengkonsumsi makanan berbuka puasa, maka perlu dilakukan pengawasan ketat. Hal itu pun dilakukan tim terpadu Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menggelar Sampling uji makanan dengan melalukan inspeksi mendadak (sidak) para pedagang makanan atau lapak menyajikan jajanan selama ramadhan di lapangan parkir Taman Lapangan Merdeka Kota Pariaman, beberapa waktu lalu.

Advertisements

Setelah melakukan sidak di Kelurahan Banjer dan Perkamil, tim terpadau berhasil menemukan jajanan mengandung pewarna pakaian(tekstil). Bahan itu berbahaya untuk dikonsumsi. Kali ini sidak dilaksanakan di Kelurahan Ketang Baru dan Kelurahan Tumunting tepatnya di Kampung Islam, Sabtu (27/6) lalu.

Pantauan harian ini sekira pukul 14.00 Wita, sidak dimulai dari Kelurahan Ketang Baru dan berlanjut ke Kelurahan Tuminting. Terlihat juga petugas-petugas yang ditugaskan BPOM mengambil sample di tiap lapak yang menyediakan makanan buka puasa untuk dilakukan riset.

Hingga pukul 15.13 Wita, tak ada satupun jenis makanan ditemukan mengandung bahan berbahaya. “Hingga saat ini, kami (BPOM) belum menemukan jenis makanan yang berbahaya. Meski demikian, kami akan terus melakukan riset di tempat lainnya. Hal ini guna mengantisipasi makanan berbahaya untuk dikonsumsi, ” kata salah satu petugas BPOM.

Pantauan www.padangtyoday.com ini sekitar pukul 15.00 WIB, sidak dimulai dari lapangan Merdeka dan berlanjut ke Pasar-pasar yang menyajikan pambukoan. Terlihat juga petugas-petugas yang ditugaskan BPOM mengambil sample di tiap lapak yang menyediakan makanan buka puasa untuk dilakukan riset. Hingga pukul 15.15 WIB, tak ada satupun jenis makanan yang berbahaya.

Acara yang dipimpin oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman yang terjun langsung ke lapangan ini bertujuan untuk melindungi kesehatan dari pangan yang tidak memenuhi syarat untuk dikosumsi dan dapat merugikan kesehatan terutama pangan siap saji yang ada di pasar pambukoan, ujarnya.
“ Diharapkan para penjual makanan pambukoan yang ada, memperhatikan hegienitas makananya dan menggunakan bahan alami pada jajananya, serta memperhatikan pengolahan makanan yang akan dimasak sehingga makanan yang siap untuk disaji menjadi sehat dan terhindar dari zat-zat berbahaya “, tukas Mukhlis Rahman.

Sementara Plt. Kepala Balai Besar POM Padang Dra. Amyelli, Apt mengatakan kegiatan sampling uji makanan ini merupakan salah satu tugas balai besar POM untuk mengawasi jajanan pembukoan di bulan ramadhan. Kegiatan sampling uji makanan ini juga telah dilakukan di 3 kota/kab lain di Sumbar, antara lain Pesisir Selatan, Payakumbuh, Padang dan Kota Pariaman. Dalam sampling ini setiap pedagang akan di tes kit seluruh hasil jajanannya yang langsung dilaksanakan di Mobil Laboratorium keliling Balai Besar POM Padang yang datang ke lapangan. Apabila ditemukan jajanan yang memerlukan hasil yang lebih konkrit, akan dibawa ke laboratorium di Padang. Tim Balai Besar POM Padang yang datang terdiri dari 7 orang, terang Amyelli.

Dari hasil tes kit yang dilakukan, tidak ditemukannya zat-zat yang berbahaya dalam jajanan yang dijual di pasar pambukoan Kota Pariaman. Acara ini juga dihadiri oleh Mayor Infanteri Hamdani dari Dandim, Kadis Koperindag Gusniyeti Zaunit, Kadis Kesehatan Yutriadi Rivai, Kadis Perhubungan Agusriatman, Kadis Pertanian Syaiful Rizal, Ka DKP Yandrileza, Kasat Pol PP Yota Balad, Kepala BLH Definal, Kabag Humas Hendri Chaniago, Kasat Binmas Polres Kota Pariaman.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*