Pemko Pariaman gandeng OJK

PARIAMAN,PADANGTODAY.COM-Dengan adannya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat, diharapkan dapat mendorong terciptannya sektor jasa keuangan yang berdaya tahan tinggi untuk mewujudkan stabilitas perekonomian dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kota Pariaman, demikian disampaikan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya pada acara Sosialisasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) kepada SKPD dan LKM di Kota Pariaman yang diadakan di Aula Balaikota Pariaman, Senin (14/12). Acara ini dihadiri oleh Pengawas Bank Senior OJK Perwakilan Provinsi Sumbar Bob Haspian, Narasumber Rusyanti Irwan dan Kristy Rosymary Pengawas di OJK Provinsi Sumbar dan 9 orang pegawai di OJK Provinsi Sumbar, Sekdako Pariaman Armen, Asisten I Khaidir, Kabag Ekbang Rismen, Kepala SKPD dan peserta sosialisasi.

Advertisements

Walikota juga mengatakan bahwa pertumbuhan perekonomian Kota Pariaman mengalami percepatan, dimana laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2014 adalah 5,99%, yang mana pencapaian tersebut sudah cukup membanggakan di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global saat ini. Banyaknya keberadaan usaha perbankan maupun lembaga keuangan non perbankan di Kota Pariaman, baik langsung maupun tidak langsung telah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, ujarnya.

“Saat ini di Kota Pariaman telah ada 65 Lembaga Keuangan Mikro Agrobisnis (LKMA), 71 Unit Pengelola Keuangan (UPK), 24 Kredit Mikro Nagari (KMN), dan 10 Usaha Ekonomi Masyarakat Simpan Pinjam (UEM-SP). Kita ingin untuk mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan dalam peningkatan kegiatan perekonomian daerah, termasuk peningkatan akses keuangan dan kemandirian finansial masyarakat, serta dukungan upaya peningkatan pemerataan dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Pariaman”, tukasnya.

Dalam sambutan Pengawas Bank Senior OJK Perwakilan Provinsi Sumbar Bob Haspian mengatakan bahwa tugas OJK adalah untuk mengatur, mengawasi jasa keuangan mulai dari perbankan, non perbankan, pasar modal, IKNB dan LKM yang ada, serta melindungi konsumen yang ada di jasa keuangan. Sedangkan fungsi OJK adalah untuk menyelenggarakan system pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan , dan untuk mengedukasi masyarakat tentang peran dan landasan dari OJK yang dibentuk oleh UU No.21 tahun 2011, jelasnya.

Dalam keterangannya Kabag Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Rismen mengatakan acara ini digelar atas kerjasama antara Pemko Pariaman dengan OJK perwakilan Provinsi sumatera Barat yang ada di Padang. Acara ini dilaksanakan untuk menambah wawasan tentang industri jasa keuangan, sehingga nantinnya bersama OJK dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Pariaman. Sosialisasi ini diikuti oleh 200 peserta dengan rincian, 65 orang utusan LKMA, 71 orang utusan UPK, 24 orang utusan KMN, 10 orang utusan UEM SP dan 30 orang Kepala SKPD, Kabag dan Camat yang ada di Pemko Pariaman, dan di tahun 2016 Ekbang Kota Pariaman mempunyai program fasilitasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) untuk masyarakat Kota Pariaman, ucapnya. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*