Pemko Pariaman Gelar Upacara Serentak

Pariaman, Padangtoday.com -Walikota Pariaman Mukhlis Rahman memimpin upacara dalam rangka memperingati hari Hak Azasi Manusia, Hari Ibu ke 87, Hari Bela Negara, dan Hari Kesadaran Nasional dan Hari Nusantara tahun 2015 tingkat Kota Pariaman, Selasa (22/12) yang diselenggarakan di halaman Balai Kota Pariaman. Acara ini dihadiri oleh Kasdim 0308 Pariaman Mayor Inf. P. Simbolon dan istri, Sekdako Armen, perwakilan dari Polres, Rutan dan kejaksaan, Ketua TP PKK Ny. Dafreni Mukhlis, Ketua GOW Ny. Lucy Genius, Ketua Dharmawanita Ny. Afni Armen, Kepala SKPD, Kabag, Camat, Kepala Sekolah se Kota Pariaman, dan peserta upacara yang terdiri dari Tentara, Polisi, Petugas Lapas, Satuan Pol PP, perhubungan dan para ASN yang ada di kota pariaman.

Advertisements

Upacara memperingati Hari Ibu tahun 2015 ini mengusung tema “Kesetaraan Perempuan Dan Laki-laki dalam Mewujudkan Lingkungan yang Kondusif untuk Perlindungan Perempuan dan Anak”.

Dalam sambutan Walikota Pariaman Mukhlis R mengatakan bahwa hari ini merupakan tonggak bersejarah bagi kaum perempuan di Indonesia. “Kita kilas balik sejarah 86 tahun yang silam, tepatnya tanggal 22 sampai 25 Desember 1928 dimulainya perjuangan pergerakan kaum perempuan Indonesia di Jogjakarta. Peristiwa itu merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan kaum perempuan Indonesia dalam upaya merebut kemerdekaan dari tangan penjajah,” ucapnya.

Menurutnya, Peringatan Hari Ibu ini juga membawa pengaruh positif bagi perempuan dan masyarakat yang terdorong untuk selalu menghargai hak-haknya sebagai perempuan. Hal ini, membuktikan bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri, lanjutnya.

“Perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara juga mampu menjadi motor pengerak dan motor perubahan (agent of change),” jelasnya.

Pelaksanan HAM, imbuhnya, tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum tetapi juga bagaimana pemerintah dapat menjalin hak-hak ekonomi, hak-hak sosial, dan hak-hak budaya, jelasnya lagi. “Harus diakui, keadaan HAM ditanah air masih cukup banyak masalah yang harus kita selesaikan bersama, penyelesaian kasus kasus pelanggaran HAM massa lalu, penyelesaian konflik agrarian, penghormatan terhadap masyarakat adat.

Pemenuhan HAM bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah. Oleh karena itu saya mendukung pelaksanaan dan perbanyakan kota, kabupaten yang ramah terhadap HAM, tambahnya.

“Pada momentum peringatan Hari Bela Negara tahun ini, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk belajar dari sejarah perjuangan bangsa”, ucapnya lagI.

Sejarah mencatat bahwa Republik Indonesia bisa berdiri tegak sebagai negara bangsa yang berdaulat tidak lepas dari semangat bela negara dari seluruh kekuatan rakyat, mulai dari prajurit TNI, Petani, pedagang kecil, nelayan, ulama, sntri dan elemen rakyat yang lain.

Indonesia Hari Ini adalah hasil semangat bela negara dari para pejuang kesuma bangsa, demikian pula, Indonesia di massa depan, saya yakin juga akan tetap bertahan sebagai bangsa yang besar dan berdaulat karena semangat bela negara dari seluruh anak bangsanya.

Pada kesempatan ini inpektur Upacara Walikota Pariaman Mukhlis R, Perwira Upacara Darmi, komandan upacara Delwitis, pembawa acara Nazifah, pembaca Undang-undang Nini Sria Fivrina, Pembaca sejarah singkat Hari Ibu Arrahmi, pengibar bendera dari SMA 2 Novira Rahmadani, Sindi Miranda, Mega Putri, pembaca doa Ahmad Fasni.

Diakhir upacara Pemko Pariaman  mengumumkan lomba dalam rangka peringatan hari ibu ke 87 pada berbagai kategori lomba Asmaul Husna, Evaluasi P2WKSS ( Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga sehat sejahtera) dan lomba KSI (Kecamatan Sayang Ibu) /GSI (Gerakan Sayang Ibu). (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*