Pemko Pariaman Konsentrasi Benahi Lingkungan Guna Meningkatkan Pariwisata Berbasis “ecotourism”

wako-sampaikan-sambutan-sosialisasi-lingkungan-hidup
Pariaman, PADANG-TODAY.com-Isu lingkungan sangat penting dalam mendukung kepariwisataan di suatu Kota, dan Kota Pariaman sangat konsen untuk memanfaatkan lingkungan dan alam yang ada sebagai pariwisata atau pariwisata berbasis lingkungan (ecotourism), demikian disampaikan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya pada acara Kampanye dan Sosialisasi Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diadakan di Aula Balaikota Pariaman, Jum’at (18/9). Acara yang diadakan oleh Pusat Pengendalian Pembangunan EkoRegion Sumatera (P3ES) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI ini dihadiri langsung oleh Kepala P3ES Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Amral Fery.

Advertisements

Mukhlis Rahman menyambut baik kegiatan yang dilakukan P3E Sumatera di Kota Pariaman ini, karena menurutnya dari 145 kabupaten/kota yang ada di Sumatera, Kota Pariaman bisa terpilih sebagai salah satu daerah tempat dilaksanakan acara ini. Walikota Pariaman Mukhlis Rahman juga mengingatkan kepada para peserta agar kegiatan ini bukan hanya formalitas belaka tetapi dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. Wako juga mengharapkan agar masyarakat dapat menciptakan kesadaran untuk menjaga kebersihan dimulai dari anak sampai ke orang dewasa, sehingga peran masyarakat dalam mengelola kebersihan dan sampah di lingkungannya dapat terwujud, ujarnya.

Kepala P3ES Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Amral Fery, mengatakan acara ini bertemakan infrastruktur Hijau yang mana diinisiasi oleh anggota DPR RI dari Komisi VII, yang mana mulai dari pendanaan dan sarana, pra sarana di tanggung oleh anggota DPR RI yang dititipkan melalui P3ES Kementerian Lingkungan Hudup dan Kehutanan RI. Amral Fery juga mengatakan perlunya kesadaran kita bersama dalam pengelolaan lingkungan yang ada, sehingga terjadinnya bencana kabut asap yang melanda daerah Riau, Jambi dan Palembang yang mengakibatkan polusi udara dalam tingkat membahayakan, selain itu juga kita mendapat komplain dari Negara tetangga Malaysia dan singapura, yang saat ini kabut asap telah terimbas sampai kesana, tukasnya.

Acara ini diikuti oleh 170 orang yang terdiri dari kepala sekolah, utusan desa/kelurahan, Bank sampah, karang taruna dan komunitas-komunitas peduli lingkungan di Kota Pariaman. Pada kegiatan Kampanye dan Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada hari ini, akan dilakukan praktek pengolahan sampah organik menjadi kompos serta pengolahan sampah kertas dan sampah plastik menjadi barang-barang yang bermanfaat dan bernilai seni. (J/B)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*