Pemko Pariaman Lemburkan Petugas Kebersihan

IMG_20150729_095715PARIAMAN, PADANGTODAY.COM- Pasca lebaran, Petugas kebersihan di Pariaman terpaksa  menambah jam kerja untuk menjalankan tugas membersihkan sampah-sampah yang berserakan di pinggir pantai kawasan Pariaman.

Advertisements

“Mereka kami lemburkan yang biasanya hanya pagi dan sore, sekarang di tambah malam hari,” ungkap Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Pariaman Definal di Pariaman.

Katanya,  Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pariaman menurunkan 354 pasukan kuning untuk membersihkan sampah-sampah selama libur Lebaran Idul Fitri.

“Selama libur lebaran kami menurunkan petugas kebersihan yang kami tempatkan di jalan –jalan kota pariaman, objek wisata pantai maupun di pulau,” paparnya.

“Petugas sudah kami siagakan sejak H-7 Lebaran dan akan bertugas sampai H+10 setelah Lebaran. Menurut pengakuan petugas yang bekeja di lapangan,” tambahnya.

Katanya, selama lebaran volume sampah meningkat. Di mana biasanya hanya 4 truk masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) sekarang bisa sampai 10 truk.

Dikatakan, peningkatan sampah ini mulai dari sampah rumah tangga, sampah pasar dan sampah-sampah yang ada di objek-objek wisata yang ada di Kota pariaman.

Lebih jauh dijelaskann, petugas penyapu jalan mendapat tugas ekstra menyapu dan membersihkan sampah-sampah yang berserakan di pinggir pantai gandoriah.

“Sebanyak 10 petugas ditugasnya membersihkan pulau angso duo yang banyak di datangi wisatawan. Untuk pantai gandoriah, pantai cermin ada 24 petugas yang bekerja lembur untuk  membersihkan wilayah tersebut dan wilayah-wilayah lainnya di sekitar lokasi keramaian”, ungkap Definal.

Selain itu kami menghimbau kepada seluruh pedagang untuk dapat mengumpulkan sampah jualanya dan memasukan sampah pada karung yang telah disediakan untuk memudahkan petugas kebersihan, sampah yang telah di masukan kekarung diletakan di pinggir jalan agar petugas kebersihan mudah untuk membawa ke TPA, dan jangan membuang sampah ke muara laut.

Ia menambahkan, untuk wisatawan kami menghimbau untuk dapat membuang sampah pada tempatnya, agar objek wisata kita tetap terjaga ke indahannya dan terlihat nyaman. tandasnya. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*