PENAMBANG PASIR di PADANGPARIAMAN TENGGELAM

Suasana pencarian korban tengelam di Padangpariaman.

Suasana pencarian korban tengelam di Padangpariaman.

Advertisements

PADANG PARIAMAN, PADANGTODAY.COM -Seorang warga Nan Sabaris Kabupaten Padangpariaman hilang di aliran sungai Batang Mangoi, Sabtu 14/11/2015 di Olo Sunur Nan Sabaris Padangpariaman, Sumbar. Mulyadi Bapak separoh baya ini hilang saat menambang pasir di sungai tersebut dari pukul 09.00 WIB dan tengelam sekitar pukul09.30 WIB.

Pantauwan dilapagan Mulyadi tengelam sekitar pukul 09.30 WIB saat menambang pasir bersama anaknya di Sungai tersebut. Melihat bapaknya tidak muncul kepermukaan air, lalu anaknya meminta bantuan kepada masyarakat setempat. Kemudian masyarakat setempat mencoba memberi pertolongan sembari meminta bantuan kepada pihak BPBD setempat dalam pencarian. Namun sampai berita ini diturunkan masyarkat bersama BPBD setempat melum menemukan jasad Mulyadi tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padangpariaman, Amiruddin, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD setempat, Hanif, di Padangpariaman, Sabtu, mengatakan korban yang diketahui bernama Mulyadi (35) warga Olo Sunur Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman. Korban pertama kali dilaporkan hilang oleh anaknya yang bernama Fiki (13) kepada masyarakat setempat.

Korban tenggelam antara pukul 09.30 hingga10.00 WIB, saat itu tengah mencari pasir bersama anaknya di Sungai tersebut. Belum diketahui pasti penyebab korban hilang, namun menurut pengakuan anak korban kepada masyarakat mengatakan

Mulyadi sempat meminta bantuan kepada anaknya yang juga turut membantu saat bekerja.

“Fiki memang sempat menarik tangan korban, namun karena badan korban yang jauh lebih besar Fiki pun tidak mampu menahan beban dan menyelamatkan korban,”kata dia.

Ia meneruskan, setelah menerima laporan dari masyarakat, pihak BPBD setempat langsung menuju lokasi untuk membantu pencarian korban yang hilang.

“Kita sampai di lokasi sekitar pukul 10.05 WIB, setelah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian belum ada ditemukan jasad korban,”ucap dia.

Dalam penyisiranya, tim BPBD setempat juga dibantu oleh BPBD Kota Pariaman, Tim SAR Padang, Kepolisian Daerah Sumbar, Tim PMI setempat, kelompok siaga, BNPB Provinsi dan masyarakat setempat.

“Secara keseluruhan, kita terdiri dari 75 personil dari beberapa tim gabungan,”tambahnya.

Dikatakanya, diketahui kedalaman sungai tersebut berkisar lima meter, selain itu di sekitar areal sungai juga banyak ditemukan Lubuk. Selwin itu, Penyisiran tidak hanya dilakukan di sekitar sungai saja, namun juga sampai di pinggiran bibir muara.

Dipihak lain, Syafrizal (53) Ketua kelompok penambang pasir tersebut, mengatakan diketahui korban mengidap penyakit epilepsi.

Sebelumnya korban juga sudah pernah mengalami kecelakaan saat bekerja karena penyakit yang dideritanya. Ini

merupakan kecelakaan kerja yang ketiga kalinya bagi korban. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*