Penanaman Padi Sawah Tadah Hujan, Asyirwan Yunus: Produksi Beras Harus Ditingkatkan

Penanaman Padi Sawah Tadah Hujan oleh Wabupo Drs.H.Asyirwan Yunus, M.Si.(f-ogi)

Penanaman Padi Sawah Tadah Hujan oleh Wabupo Drs.H.Asyirwan Yunus, M.Si.(f-ogi)

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Dalam upaya meningkatkan produksi beras di Kecamatan Pangkalan Koto Baru harus ditargetkan sawah dapat ditanam dua kali dalam satu tahun. Hal tersebut diungkapkan Wabup Drs.H.Asyirwan Yunus, M.Si pada Penanaman Perdana Sawah Tadah Hujan Kelompok Tani Pratama di Jorong Tigo Balai Nagari Pangkalan Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kamis (26/2).

Hadir pada kesempatan itu Kepala BP4K Kabupaten Limapuluh Kota Ir.Deswan Putra, MM, Camat Pangkalan Andri Yasmen, S.Sos, Danramil Pangkalan Kapten Haryadi, Kepala BP3K Kecamatan Pangkalan Koto Baru Raflis, Wali Nagari Pangkalan Diswanto dan seluruh penyuluh pertanian Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Ditambahkan lagi oleh Asyirwan Yunus agar masyarakat di daerah ini untuk dapat meningkatkan produksi beras, jika produksi beras petani meningkat, selain dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga juga dapat menambah pendapatan keluarga.

Asyirwan Yunus juga mengungkapkan tanaman padi bukan menjadi mata pencarian utama sebagian besar warga Kecamatan Pangkalan Koto Baru disamping sektor perkebunan kelapa sawit dan karet dan juga mengingatkan terkadang kondisi komoditas karet dan kelapa sawit naik turun yang akan mempengaruhi pendapat masyarakat. “Salah satu cara yang efektif untuk mengatasi hal ini dengan meningkatkan hasil produksi beras, para petani dapat menjual beras untuk keperluan sehari-hari, apalagi beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang tidak dapat ditinggalkan,”imbuh Asyirwan Yunus .

Kapten Haryadi menginformasikan tentang keberadaan TNI dalam upaya menyukseskan swasembada pangan.

“Diketahui kami sebenarnya dari tingkat pusat sudah ada semacam MOU antara Panglima TNI dengan Kementerian Pertanian tentang Ketahanan Pangan dan juga saat rapat pimpinan TNI di Kalimantan beberapa waktu yang lalu, yang dipimpin oleh Presiden RI, TNI juga diminta agar segera turun kesawah untuk membantu program Ketahanan Pangan dan selama tiga tahun kedepan harus Surplus,”kata Haryadi.

Sementara itu Diswanto juga sangat apresiasi dengan diadakannya Demplot Budidaya Padi pada sawah tadah hujan tersebut dan Raflis selaku Kepala BP3K Kecamatan Pangkalan Koto Baru juga melaporkan bahwa demplot ini baru pertama kali diadakan di Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

“Hal yang melatarbelakangi diadakannya disini lantaran sawah disini belum pernah tersentuh teknologi, dimana hasil dari sawah disini 2,5 ton sampai 2,8 ton perhektar, inilah nantinya yang akan kita tingkatkan setidaknya jadi 5 ton perhektar,”lapor Raflis.(mnc)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*