Pendiri Diniyah Putri, Makam Latifah Direlokasi Pemko Ke TMP

C360_2015-06-12-11-00-10-885 C360_2015-06-12-11-00-25-137 C360_2015-06-12-11-00-35-845 C360_2015-06-12-11-01-10-516 C360_2015-06-12-11-01-21-176 C360_2015-06-12-11-01-27-944 C360_2015-06-12-11-03-10-432 C360_2015-06-12-11-03-18-079Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Pemerintah Kota Payakumbuh memfasilitasi keinginan keluarga pendiri dan pemilik Perguruan Diniah Puteri Payakumbuh, untuk merelokasi makam almarhum Latifah. Makam pejuang wanita asal Koto nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara itu, dipindahkan pemko dari halaman rumahnya di Simpang Benteng ke Taman Bahagia di kawasan  TMP Kusuma Bangsa, Jalan Pahlawan Payakumbuh, Jum’at (12/6).

Advertisements

Latifah, semasa hidupnya merupakan tokoh pendidikan yang gigih berjuang mendirikan Diniyah Puteri di kota ini. Ia lahir tahun 1911 dan meninggal  1970,  dalam usia 59 tahun. Sayangnya, sejak Latifah wafat, Diniyah Puteri tak berkembang dan tak ada yang melanjutkannya.    Saat itu, almarhum Latifah dimakamkan  keluarganya,  dihalaman Diniyah atau rumahnya sendiri, yang sekarang ditempati Apotik Bhakti Farma dan klinik sejumlah dokter spesialis.

Pemindahan makam, sehubungan dengan rencana pekerjaan  Jalan Sudirman Payakumbuh, tahun ini. Keterangan  Camat Payakumbuh Utara Nofriwandi, SH, Minggu (14/6), kesepakatan pemindahan lewat musyawarah yang dipimpin langsung Walikota Riza Falepi bersama sejumlah anggota keluarga, seperti dr.Halim Wajdi Abbas (70 th), Salman Kandis (66 th) dan  Huadi Abbas (64 th).  Musyawarah dilakukan di atas Masjid Baitul Salam Koto Baru Balai Janggo, yang juga dihadiri Lurah dan pengurus LPM serta tokoh masyarakat setempat.

Saat pembongkaran dan penggalian makam, selain disaksikan sejumlah keluarga almarhum, juga dihadiri Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Payakumbuh,  Idris, Camat Payakumbuh Utara Nofriwandi, Kabid Bina Marga Zul Arman, Lurah dan pengurus LPM Kelurahan Koto Baru Balai Janggo serta puluhan masyarakat.

Pemindahan makam Latifah ke Taman Bahagia di TMP Kusuma Bangsa, dinilai cukup tepat. Masyarakat akan semakin mengenal tokoh pejuang pendidikan nasional, almarhum  Latifah, ucap Ketua KAN Koto nan Gadang, H.I. Dt. Rajo Muntiko Alam. Semangat perjuangan Latifah dalam mendirikan Diniyah Puteri, seyogianya diteladani generasi muda Payakumbuh, dan diharapkan ke depan, makin banyak lahir Latifah-Latifah baru di kota ini, simpulnya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*