Penjelasan Jokowi Soal Kartu Sehat

Penjelasan Jokowi Soal Kartu Sehat.

Penjelasan Jokowi Soal Kartu Sehat.

Advertisements

Surabaya, PADANGTODAY.COM-Pemerintah meminta maaf kepada masyarakat jika masih ada program pembangunan yang belum menyentuh ke lapisan bawah. Program unggulan seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) baru akan dibagikan pada pekan depan. Pemerintah tidak bisa buru-buru membagikan dua kartu itu karena terikat prosedur penganggaran.

Presiden Joko Widodo meminta para tokoh masyarakat untuk membantu menjelaskan persoalan itu. Pembagian KIS maupun KIP memang belum dilaksanakan sementara ini.

“Banyak orang bertanya kepada saya, mana Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar-nya. Katanya, ada pembagian ke masyarakat. Memang sampai saat ini program ini masih belum dibagikan. Kami masih menunggu proses penganggaran selesai,” kata Presiden di hadapan para ulama dan tokoh masyarakat di Surabaya, Jumat (17/4/2015).

Rencananya, pemerintah akan membagikan 84 juta KIS dan 18 juta KIP. Sejauh ini, proses penggunaan anggaran, kata Jokowi, masih dalam tahap lelang. Tidak lama lagi, penggunaan anggaran untuk program tersebut segera bisa dilakukan.

Presiden lantas menceritakan latar belakang persoalan yang terjadi. Ketika awal terpilih menjadi Presiden pada Oktober 2014 lalu, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sudah diputuskan. Pemerintah mengubah sejumlah prioritas anggaran sehingga perlu proses pada APBN Perubahan.

“Setelah APBN Perubahan disahkan, kami tidak bisa langsung menggunakan anggaran karena perlu menunggu dua sampai tiga bulan baru bisa menggunakan anggaran itu,” kata Jokowi.

(arh/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*