Penutupan Kemilau Akik Nusantara, Muslim Kasim Dinobatkan Jadi Bapak Batu Akik Sumbar

Wabup Muslim Kasim dinobatkan jadi Bapak Batu Akik

Wagub Muslim Kasim dinobatkan jadi Bapak Batu Akik

Advertisements

Padang, PADANGTODAY.com-Wakil Gubernur Sumatera Barat, H Muslim Kasim, Sabtu (4/4) lalu menutup Pameran dan Kontes Kemilau Batu Akik Nusantara di RRI Padang. Selain menutup pameran yang sudah berlangsung sejak 6 hari lalu, Wagub Muslim Kasim juga menyerahkan hadiah, trophy dan sertifikat bagi juara satu kontes batu cincin dan liontin dari 7 jenis yang diadakan panitia.

Dikatakan Muslim Kasim, penyelenggaraan event batu akik ini akan mendorong terjadinya transaksi yang lebih tinggi dari pengusaha kecil penjual bahan batu cincin dan ikutannya, seperti pengasah dan pembuat ikat batu cincin. Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim dinobatkan sebagai Bapak Batu Akik Sumatera Barat, oleh Panitia Penyelenggara dan Komunitas Batu Akik Sumatera Barat.

Anugerah Bapak Batu Akik Sumatera Barat ditandai dengan pemasangan Cincin Akik kepada Wakil Gubernur oleh Kepala RRI Padang, Mirza. Menurut Mirza, RRI adalah rumah rakyat Indonesia yang bisa dijadikan tempat penyelenggaraan kegiatan kemasyarakatan yang bernilai positif untuk mendorong semangat membangun dan pertumbuhan ekonomi.

Konsultan Pameran Kemilau Nusantara, Anton Permana Datuak Hitam MH mengatakan bahwa pameran ini merupakan bagian penting dari perkembangan dan eksistensi batu akik di Sumbar. Setelah pameran di Korem yang sukses luar biasa, diiringi RRI, selanjutnya berduyun-duyun pameran batu akik akan ditangani oleh Magister Hukum Perdata Adat ini.

Sejumlah kegiatan secara rutin digelar oleh RRI Padang, seperti Donor Darah, Peringatan Hari Disabilitas, Lomba Asmaul Husnah, dan acara hiburan Mitra Bernyanyi untuk fans RRI, serta Tembang Kenangan bagi kalangan eksekutif.

Selama 6 hari pelaksanaan pameran dan kontes batu akik, tercatat nilai transaksi mencapai 3,6 milyar rupiah, dari 78 stand peserta pameran dan seribu cincin liontin yang ikut dalam kontes, baik jenis cimpago, cempaka, raflesia, jenis sungai dareh, lumuik aceh, jenis lumuik suliki dan kelas bebas batu unik.

Meskipun kontes dan pameran sudah ditutup secara resmi, namun pengunjung yang memenuhi stand-stand di halaman RRI Padang masih tetap ramai hingga dini hari tadi, tidak hanya pada bisnis batu akik, tapi juga stand kuliner yang mengamil posisi di halaman belakang RRI Padang.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*