Peran Bidang IKP Kominfo sebagai Corong Pemerintah

Padangpanjang, TODAY—Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) khususnya di Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) memegang peranan strategis dalam menjaga kepercayan masyarakat terhadap penyelenggara pemerintah. Kepercayaan publik itu dicapai lewat informasi dan komunikasi yang dilakukan secara tranparan dan akuntabel.

Pada badan publik dan instansi pemerintah, hal-hal yang berkaitan dengan akses informasi tentunya tidak lepas dari peran hubungan masyarakat (humas) yang merupakan wakil instansi. Keberhasilan maupun kegagalan suatu kebijakan atau penerapan peraturan sedikit banyak ditentukan oleh humasnya.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Kominfo Kota Padangpanjang, Ir. Zulheri, MM menyampaikan, bidang yang dikomandoinya itu memiliki tiga seksi yang berperan dalam melaksanakan fungsi kehumasan. Antaralain : Seksi Dokumentasi dan Hubungan Media (DHM), Seksi Pengelolaan informasi Publik (PIP), dan Seksi Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP).

“Ketiga Seksi itu mempunyai cara dan seni tersendiri dalam menyebarluaskan informasi, namun dibanyak situasi semua saling berkolaborasi untuk mengemas sebuah informasi dan komunikasi publik,” ujar Zulheri di ruangan kerjanya, Selasa (10/12) sembari mengaku masih perlu berbenah peningkatan kinerja.

Kepala Seksi Dokumentasi dan Hubungan Media (DHM), Ryan Afrinaldi mengatakan, pada seksi yang dia kelola ada sejumlah kegiatan penyampaian Informasi pemerintahan yang disajikan kepada masyarakat. Hal itu berupa peliputan kegiatan pemerintah lewat media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Kemudian lewat majalah yang diterbitkan oleh Kominfo, lalu menjalin kerjasama dengan berbagai media. “Untuk hubungan media, kita menjalin kerjasama dengan sejumlah koran,media online dan radio, “ tutur Ryan

Ryan juga mengatakan adanya E Klipping yang memudahkan masyarakat untuk melihat berita- berita terkait Kota Padangpanjang, yang ditata secara elektronik serta disajikan di media sosial seperti Facebook. “ E Klipping ini ternyata menjadi sebuah terobosan, sehingga menarik daerah lain untuk belajar memanfaat cara ini,” ungkapnya.

Kasi Pengelolaan Infomasi Publik Harry Sulistio menyampaikan, ada sejumlah kegiatan yang menjadi tanggung jawab di seksi itu. “Kami penanggung jawab di kegiatan Pengelolaan Informasi Publik,” terang Harry.

Harry Sulistio menuturkan Kominfo merupakan PPID utama yang berada pada kegiatan nya. PPID Utama ini bersinergi dengan PPID pembantu diseluruh OPD di lingkungan Pemko Padangpanjang. PPID saat ini memiliki website tersendiri yang terintergrasi dengan portal kota yang bisa dilihat dengan website ppid.padangpanjang.go.id

“Disitu letaknya data base keterbukaan informasi publik, dari berbagai sektor di masing masing OPD , dokumennya berupa masalah anggaran, kegiatan kegiatan yang memang yang dibahas dan disahkan” katanya. Saat ini kata, Harry Sulitio, PPID Kota Padangpanjang masuk 10 besar di Sumatera Barat.

Harry Sulistio menuturkan adanya media luar ruang Videotron di tiga titik. Antara lain, di Simpang PDAM, Simpang Serambi Mekah dan di depan Balaikota Padangpanjang. Videotron itu bisa dimanfaatkan untuk promosi dari berbagai pihak baik Swasta, BUMN, BUMD, perusahaan maupun UKM. Selain itu melalui media luar ruang tersebut, juga dapat dimanfaatkan untuk menginformasikan kegiatan pemerintah kota.

“Berkordinasi dengan Tim Liputan dibawah Kasi DHM, bahan bahan yang masuk dari Tim Liputan kita disain, kita layout lewat tenaga editor Multimedia kota, untuk bisa menggarap data yang dihimpun dari tim peliputan tadi,”katanya. Tim multimedia kota itu,” beber Harry Sulistio turut berkontribusi mengemas bahan bahan presentasi dari pimpinan daerah yang ditampilkan baik di skala nasional maupun internasional.

Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP) Suswati menyampaikan salah satu tupoksi seksinya antaralain, melakukan pembinaan dan pengembangan komunikasi publik, melalui pemberdayaan kelompok dan organisasi masyarakat serta pemanfaatan media tradisional. Kemudian pembinaan Kelompok Informasi Masyrarakat (KIM) dan media tradisional berdasarkan prosedur dan ketentuan yang berlaku sebagai sarana komunikasi Publik.

“Terhadap kelompok Informasi Masyarakat, kita telah melakukan sosialisasi dan pembinaan, KIM bisa berperan sebagai mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi di tingkat kelurahan. Lewat KIM ini masyarakat dapat menyalurkan aspirasi. Sehingga akses informasi yang sesuai kebutuhan masyarakat kian terbuka dan mudah,” ucap Suswati.

Kasi PKP Suswati juga menyampaikan adanya kegiatan media tradisional yang berperan memberikan edukasi, pesan moral maupun informasi pembangunan Kota. Media tradisional itu bahkan turut dilombakan di tingkat provinsi. Untuk Kota Padangpanjang, Sanggar Kuciang tua dari hasil seleksi lomba media tradisional yang diselenggarakan Kominfo Padangpanjang beberapa waktu lalu, meraih juara dua di tingkat Provinsi.

“Kita juga mengadakan dialog interaktif terkait dengan sejumlah topik lewat kerjasama dengan stasiun TV Lokal seperti TVRI dan Padang TV,” katanya. (nfo/ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas