Peran Ninik Mamak Penting Menjaga Keamanan

Advertisements

Padang-today.com – Kapolda Sumbar,Irjend Pol Fahrizal menyatakan peran ninik mamak di Minangkabau sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sumbar.

    “Peran pemangku adat yang ada di Sumbar masih dominan dalam membina masyarakat terutama kalangan generasi muda,”kata Fahrizal.

    Melalui ninik mamak lanjut Fahrizal pesan bisa diteruskan ke tangah masyarakat. “Pesan yang disampaikan ninik mamak inilah dapat memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di daerah ini,”jelasnya.

Fahrizal menambahkan, dominannya peran pemangku adat di Minangkabau menjadi nilai tambah bagi terjaganya keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

    “Tentunya ini sangat membantu tugas kepolisian dalam menjaga Harkamtibmas ditengah-tengah masyarakat,”imbuhnya.

      Sementara itu Ketua LKAAM Sumbar M Sayuti Datuak Rajo Pangulu menyatakan LKAAM Sumbar telah menandatangani nota kesepahaman bersama Kapolda Sumatera Barat dengan Ketua LKAAM Sumatera Barat M. Sayuti Datuak Rajo Pangulu dihadapan Kapolri Jenderal Polisi M. Tito Karnavian awal April 2018 soal menjaga ketertiban dan keamanan di Sumbar.

      “Komitmen LKAAM tersebut akan memegang  akan bersinergi dengan pihak kepolisian dalam rangka memelihara Kamtibmas,”ungkapnya.
Persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat akan diselesaikan melalui pendekatan adat dan kearifan lokal sesuai falsafah hidup orang Minang Adat Basandi Sarak Sarak Basandi Kitabullah (ABSSBK).

     “Sinergitas Polri dengan LKAAM dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta masalah sosial diselaikan melalui kearifan lokal,”imbuh M.Sayuti.
Ia menyatakan, persoalan sekarang ini yang dihadapi antara lain berkembangnya teknologi informasi sehingga masyarakat seperti kebablasan dalam menggunakan media sosial.
Hujat menghujat, fitnah memfitnah dan sebagainya terus terjadi melalui media sosial hal ini dapat merusak hubungan masyarakat.
Selain persoalan di media sosial, masyarakat juga dihadapkan kepada masalah peredaran narkoba, berkembangnya penyakit masyarakat kelainan seksual dan sebagainya.

     “Persoalan tersebut merupakan hal yang perlu menjadi perhatian bersama dan perlu disikapi,”katanya.

    Seperti fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender, red), maraknya peredaran narkoba, terjadinya tindak pidana kriminal lainnya di tengah masyarakat merupakan persoalan yang harus ditemukan solusi.

     “Sepanjang persoalan yang berkaitan dengan masalah sosial, LKAAM berkomitmen untuk menyelesaikan melalui pendekatan adat namun jika sudah merupakan tindak pelanggaran hukum, kami akan menyerahkannya ke penegak hukum,”tegas M.Sayuti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*