Peranan Medsos Disosialisasikan, Tak Satupun Wartawan Media Online Diundang

Peranan Medsos Disosialisasikan, Polda Sumbar Siap Tindak Pelaku Cybercrime

Peranan Medsos Disosialisasikan, Polda Sumbar Siap Tindak Pelaku Cybercrime

Advertisements
Peranan Medsos Disosialisasikan, Polda Sumbar Siap Tindak Pelaku Cybercrime

Peranan Medsos Disosialisasikan, Polda Sumbar Siap Tindak Pelaku Cybercrime

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat Brigadir Jendral Polisi Bambang Sri Herwanto memastikan, siap menindak pelaku kejahatan di dunia maya (cybercrime). Terutama jelang Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda, diwakili Kepala Bidang Teknologi dan Informasi (TI) AKBP Djoni Hendra, saat menjadi narasumber dalam sosialisasi bertajuk “Peranan Media Sosial (Medsos) Sebagai Sarana Informasi Masyarakat”.

Sosialisasi ini, dilaksanakan Senin (21/9) di Aula Lantai II Gedung Balaikota Payakumbuh, kawasan Bukik Sibaluik, Ngalau Indah. Dibuka oleh Asisten I Yoherman. Meski begitu, tak satupun wartawan media online atau cyber media yang diundang.

Acara diikuti seluruh Ketua LPM dan aparatur Kelurahan yang ada di Payakumbuh. Selain Kapolda Sumbar yang diwakili Kabid TI, bertindak sebagai narasumber, Muhammad Andi dari UNP.

Menurut Djoni Hendra, semakin hari, modus operandi tindak pidana menggunakan teknologi informasi alias cybercrime mengalami kecanggihan. Kondisi tersebut, menjadi ancaman bagi pengguna internet dan telekomunikasi.

Kendati temuan kasus kejahatan di dunia maya untuk wilayah Sumatera Barat jarang ditemukan, bahkan dilaporkan, namun mantan Kapolres Padang Panjang tersebut memastikan, Polda Sumbar siap menindak pelaku cybercrime.

“Bahkan, sejak beberapa tahun belakangan, Polri telah membuka layanan pengaduan kejahatan di dunia maya, melalui email cybercrime@polri.go.id. Bisa juga diakses,” sambung mantan Kakorsis Pusdiklantas tersebut.

Sebelumnya, Djoni Hendra di hadapan Asisten I Pemko Payakumbuh Yoherman, Kadis Perhubungan Adrian Yance serta beberapa Kepala SKPD juga menyinggung, modus kejahatan dunia maya lewat pesan singkat (SMS).

“Semisal, pengguna telepone genggam diiming-imingi hadiah berupa uang tunai termasuk kendaraan. Bahkan, ada pula modus kejahatan yang dilakukan pelaku, dengan cara menghubungi korbannya. Berkomunikasi,” tutur Djoni.

Kabid TI Polda Sumbar menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk mewaspadai praktik kejahatan via telepone genggam. “Baik itu yang bersifat iming-iming, atau teror tentang kabar keluarga yang mendapat masalah. Modus ini kerap ditemukan dan kami dengar lisan,” pungkasnya.

Bersamaan, pengamat telekomunikasi dari UNP Muhammad Andi menyebut, seiring kecanggihan teknologi dan informasi, masyarakat dihadapkan dua hal. Pertama keuntungan penggunaan media sosial, kedua kemudharatan yang ditimbulkan.

Kadishub Kominfo Adrian Yance menyebut, sengaja mendatangkan pakar telekomunikasi dan Kapolda Sumbar, untuk memberikan pencerahan kepada pihak kelurahan dan LPM sebagai perpanjangan tangan masyarakat, sekaitan perananan media sosial dan dampak yang ditimbulkan.(rel/dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*