Perindo Kabupaten Solok Ganti Bacaleg Mantan Korupsi

Padang-today.com – Ketua DPW Partai Perindo Sumbar, Muhammad Tauhid membenarkan ada satu orang bacalegnya di Kabupaten Solok di TMS (tidak memenuhi syarat) oleh KPU setempat.

Advertisements

“Kabar yang saya dapat dari pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten Solok bacaleg yang di TMS-kan atas nama H.Bustanul Arifin, SE.MM,”kata Tauhid di Padang.

Bacaleg TMS tersebut merupakan mantan napi korupsi. Dalam aturan KPU, tidak diboleh mantan napi korupsi menjadi bacaleg anggota DPRD.

“Perindo taat dengan aturan KPU, apalagi soal korupsi,”imbuh Tauhid.

Tauhid menyatakan, sudah komunikasi langsung dengan ketua DPD Kabupaten Solok, Bacaleg ini sudah mengundurkan diri.

“Mengetahui hal itu, pihak DPD Perindo di Kabupaten Solok langsung mencari penggantinya. Alhamdulillah, bacaleg pengganti itu sedang urus berkas syarat pencalonan seperti surat kesehatan, surat bebas Narkoba dan lainnya di Padang hari ini (Kamis, red),”jelas Tauhid.

Sebelumnya Bawaslu RI mengeluarkan relis jumlah bakal calon terpidana korupsi sebanyak 192 bakal calon. Tersebar di 9 Propinsi, 92 Kabupaten dan 11 Kota.

Bakal Calon Terpidana Korupsi di propinsi sebanyak 26 Bakal calon, di Kabupaten 146 bakal calon dan di Kota 20 bakal calon.

Dari relis tersebut ada lima kabupaten di Provinsi Sumbar dimana terdapat tujuh orang bacaleg mantan napi korupsi.

Bacaleg terindikasi mantan napi

1. Pasaman Barat
a. Bacaleg atas nama Zamri dari parpol Berkarya.
b. Bacaleg atas nama Nirwan Pulungan dari parpol Golkar.
c. Bacaleg atas nama Japril dari parpol NasDem

2. Kabuapten Solok
Bacaleg atas nama Bustanul Arifin dari parpol Perindo.

3. Kabupaten Solok Selatan bacaleg atas nama Yusrizal Salta dari partai Garuda.

4. Kabupaten Kepulauan Mentawai
Bacaleg atas nama Kurnia dari parpol PDI-P

5. Kabupaten Limapuluh Kota
Bacaleg atas nama Zul Apris dari Partai Gerindra. (dy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*