Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2014 Ceria

Padang, PADANGTODAY.com – Dalam rangka memperingati

Wakil Walikota Padang Ir.H. Emzalmi, MS.i saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2014, di ruang palanta Kota Padang, Selasa (19/08).

Wakil Walikota Padang Ir.H. Emzalmi, MS.i saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2014, di ruang palanta Kota Padang, Selasa (19/08).

Hari Anak Nasional 2014, Ketua TP-PKK Kota Padang Hj. Harneli Mahyeldi diberi tiga anak  dari penari dengan suguhan siriah dalam carano.

Dengan senyum dan tergugah Hj. Harneli mengambil secarik daun siriah itu. Kemudian Wakil Walikota H. Emzalmi ketika memasuki  ruang Palanta disambut pula dengan penuh kegembiraan, semua siswa-siswi menyalami, Selasa (19/08).

Aisyah siswi SLB, tampil pula membaca puisi di hadapan pemimpin Kota dan teman-teman. Rafi Akbar siswa kelas V SD Percontohan dengan syahdu mengalunkan lagu Pasan Mandeh dan Aia mato mandeh.

Semua hadirin tergugah mendengar dan melihat ekspresi Rafi Akbar, spontanitas penonton memberikan saweran. Semua ceria dan bersyahaja dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tingkat Kota Padang Tahun 2014.

Dengan tema “Indonesia satu aksi, stop kekekarasan terhadap anak, Wakil Waklikota Padang Ir.H. Emzalmi, MS.i mengajak semua anak-anak harus selalu ingat pesan kedua orang tua dan jangan sampai dilanggar.

“Kedua orang tua pasti menginginkan anak-anaknya berhasil dan sukses dengan baik, mulai dari tingkat pendidikan hingga meraih masa depannya. Kepada para orang tua dan guru, dalam kondisi saat ini perlu mengawasan yang ketat terhadap anak-anak, karena pengaruh dalam zaman teknologi amat banyak,” ujar Emzalmi.

Emzalmi menambahkan, untuk lebih mengetahui kondisi anak-anak jalinlah komunikasi dengan baik, jangan sampai lengah. Terkadang anak menuliskan berbagai keluhan lewat buku dan lain sebagainya. Ini harus diketahui oleh para orang tua. Hal ini berkaitan dengan cara mendidik anak-anak yang  berbeda antara dulu dan kini.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Padang Hj. Harneli Mahyeldi menyampaikan, anak-anak harus rajin melaksanakan perintah Allah Swt, yakni sholat lima waktu sehari semalam. Setelah itu harus patuh kepada kedua orang tua, kakak dan guru yang memberikan ilmu pengetahuan kepada kita. Mereka semua adalah orang –orang yang berjasa dalam kehidupan anak-anak.

“Anak-anak sekolah hingga meraih prestasi, tak terlepas dari doa kedua orang tua dan peran dari orang-orang memberkan ilmu pengetahuan. Dan yang  pasti keberhasilan itu tidak bisa diraih sendiri. Dari semuanya,  jadilah anak yang bangga, sayang, santun terhadap kedua orang tua dan para guru, kata Harneli memberikan motivasi terhadap siswa-siswi,” katanya. (rel/ari)