Perkarangan Bisa Jadi Sarana Penopang Ketahananpangan

Padangpanjang, PADANGTODAY.COM —Merebaknya kasus kurang gizi yang diderita penduduk khususnya di anak balita menjadi perhatian khusus pemerintah.

Advertisements

Kasus ini sebagai ancaman bagi generasi penerus bangsa terhadap perkembangan otak yang tidak maksimal, serta mempengaruhi fisik dan mental. Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang berkomitmen menjaga kesimbangan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Kantor ketahanan Pangan Kota Padang Panjang, Ade Nafrita Anas menyebut, penyebab terjadinya kekurangan antara lain disebabkan kemiskinan serta ketersediaan kualitas dan kwantitas ketersediaan pangan. Selain itu, juga diakibatkan rendahnya pengetahuan dan kreativitas masyarakat terhadap pemanfaatan sumber daya alam di lingkungan sendiri.

“Salah satunya yang adalah halaman atau perkarangan rumah. Sering kita mengabaikan lingkungan rumah yang ternyata dapat dimanfaatkan menjadi sumber pangan, dan bahkan bisa memberikan tambahan pendapatan jika dikelola dengan baik,” tutur Ade, Selasa (19/8).

Perkarangan rumah selain dapat difungsikan sebagai lahan pemenuhan kebutuhan gizi mikro, juga sering disebut sebagai lumbung hidup, warung hidup dan apotek hidup. Pamanfaatan perkarangan untuk ditanami dapat disesuaikan dengan luas, tempat, iklim dan jenis tanaman, sehingga akan sangat bermanfaat sebagai lumbung pangan saat terjadinya musim paceklik atau kelangkaan pangan.

“Beberapa jenis tanaman yang berpotensi mampu menopang ketahanan pangan, di antaranya palawija serta umbi-umbian yang mampu bertahan bertahun-tahun dan dalam segala iklim cuaca. Perkarangan juga dapat ditanami aneka dan sayuran sebagai gizi keluarga, serta memanfaatkan sebagai lahan tanaman obat keluarga (TOGA),” pungkasnya. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*