Pertama di Kota Pariaman, budidaya ikan lele dengan teknologi Bioflock

padang-today.com___Pertama di Kota Pariaman, budidaya ikan lele dengan teknologi Bioflock, Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Palabah Indah, Desa Air Santok, jadi percontohan budidaya ikan air tawar, yang digagas oleh Dinas Perikanan Kota Pariaman.

Hal ini ditandai dengan pelepasan benih ikan lele kedalam kolam buatan dengan teknologi Bioflock oleh Walikota Pariaman, Genius Umar, di Desa Air Santok, Senin sore (29/10).

“Total pada saat ini akan diberikan 15 ribu benih ikan lele jenis sangkuriang, yang kita kembangkan di Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Perikanan, untuk dipelihara dan dikembangkan bagi para anggota Pokdatan Palabah indah, Desa Air Santok ini, sehingga nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan bagi anggotanya”, ujar Genius.

Pemerintah Kota Pariaman saat ini berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, salah satu caranya dengan memberdayakan kelompok-kelompok usaha tertentu, untuk dapat bersaing dan mendapatkan penghasilan dari bantuan yang kita berikan.

“Kita berharap, bantuan ini, dapat dirasakan manfaatnya nanti oleh para anggota, dan karena ini adalah yang pertama, diharapkan dapat menghasilkan yang terbaik, sehingga betul-betul menjadi percontohan bagi Pokdakan lainya di Kota Pariaman”, tutupnya.

Genius berpesan kepada Pokdakan Palabah Indah agar bantuan ini dapat menjadikan motivasi dalam meningkatkan taraf hidup keluargaya, sehingga angka kemiskinan di Kota Pariaman dapat semakin berkurang, katanya mengakhiri.

Kepala Bidang Perikanan Budi Daya Tankap Dinas Perikanan Kota Pariaman, Ferialdi mengatakan, mulai dari bangunan, kolam buatan, benih ikan lele sampai pakan, semua ditanggung oleh Dinas Perikanan, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, sebesar Rp. 86 Juta rupiah.

“Ada 6 unit kolam buatan dengan teknologi Bioflock, yang akan dikelola oleh Pokdakan, dimana teknologi ini adalah untuk yang pertama kita terapkan di Kota Pariaman, sehingga Desa Air Santok ini menjadi percontohan untuk teknologi Bioflock ini”, tukasnya.

Budidaya ikan lele dengan teknologi Bioflock ini sangat menjanjikan prospeknya, karena dengan metode ini, pembenihan bisa padat tebar tinggi dan dapat menghemat pakan buatan sampai 20%, disertai dengan Air rator, akan menjadikan metode ini dapat mensuplai oksigen dan sirkulasi air untuk ikan dikolam buatan yang dibuat.

“Pada teknologi ini, kita juga menggunakan dan mengembangkan Probiotik (semacam bakteri) yang fungsinya untuk mengolah mikro organism yang ada di kolam, menjadi makanan bagi ikan lele yang kita sebarkan”, ulasnya.

Hadir Kepala Dinas Perikanan Kota Pariaman, Dasril dan jajaranya, Kepala BPBD Kota Pariaman, Asrizal, Kepala Desa Air Santok, Edison, Ketua Pokdakan Palabah Indah, Idris beserta 10 angotanya, serta masyarakat di sekitar lokasi pembenihan. (Suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas