Pertama di Sumbar, River Boarding Hadir di Padangpanjang

Tim Operator River Boarding Padang Panjang.

Tim Operator River Boarding Padang Panjang.

Advertisements

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Komitmen mewujudkan sebagai salah satu destinasi wisata di Sumbar, Pemerinta Kota (Pemko) Padangpanjang membuktikan diri sebagai leader olahraga sungai River Boarding. Objek baru ini telah dilakukan uji coba oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Kepariwisataan (Disporbudpar), Rabu (20/5) kemari siang.

Kepala Bidang Pariwisata Dispoorbudpar Padangpanjang, Medi Rosdian mengaku sebagai salah satu bentuk keseriusan pemerintah setempat dalam mendongkrak dunia pariwisata adalah dengan membuka terobosan baru dengan objek yang lebih ekstrim. Terbaru disebutkannya, untuk River Boarding Padangpanjang merupakan pertama kalinya di Sumbar dan ke dua di Sumatera.

Sedikitnya untuk pertama kalinya ini, sebanyak 6 unit alat River Boarding siap digunakan pecinta wisata ekstrim di aliran sungai Batang Anai, tepatnya di kawasan jembatan kembar Batas Kota, Kelurahan Silaing Bawah Kota Padangpanjang. Sebanyak 6 orang operator yang dihimpun dari kalangan masyarakat kelurahan setempat, telah dilatih profesional sebagai pendampingan.

“Hari ini kami bersama operator yang direkrut dari kalangan pemuda kelurahan sekitar, telah melakukan uji coba River Boarding dalam jarak track sekitar 50 meter. Alhamdulillah, kami dari dinas saat menikmati uji coba ini sangat merasakan tantangan baru di dunia wisata air,” ujar Medi di lokasi objek tersebut.

Selain sebagai leader wisata air River Boarding di Sumbar, instansi terkait juga mengambil multi efek baru terhadap masyarakat secara langsung. Dengan bekembangnya dunia kepariwisataan di daerah berjuluk Serambi Mekkah tersebut, akan memberikan pertumbuhan income kepada masyarakat yang terlibat secara langsung dan tidak langsung.

Namun demikian Meddi mengaku pengembangan item baru objek wisata ini masih tahap evaluasi potensi kepariwisataan dareah berhawa sejuk itu. Harapan utama yang ditimbulkan, pemerintah berkeinginan terpancingnya animo masyarakat untuk menjadi bagian atau operator dunia kepariwisataan.

“Harapan kami mendobrak hal baru di dunia kepariwisataan ini, salah satunya mampu mengubah mainset pemerintah, stake holder dan masyarakat secara luas terhadap aksi pengembangan wisata dengan dukungan geografis daerah yang memungkinkan,” pungkas Medi sembari menyebut momentum itu sebagai bukti kebangkitan pariwisata Padangpanjang seiring peringatan Kebangkitan Nasional 20 Mei. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*