Peru Cup, Bukti Semangat Mantan Pemain Gasliko Silaturahmi Dengan Alis Marajo

Bupati Alis Marajo bersama para pemain Gasliko di ruang rapatnya.

Bupati Alis Marajo bersama para pemain Gasliko di ruang rapatnya.

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Penggemar sepakbola lokal mana yang tidak kena dengan Gabungan Sepak Bola Limapuluh Kota atau Gasliko. Nama Gasliko dikenal di seantero sepakbola nasional Indonesia. Nama Gasliko kini seiring dengan tidak berjalannya lagi dengan optimal, sudah mulai redup. Tidak banyak orang yang tahu dengan klub sepakbola kebanggaan Kabupaten Limapuluh Kota tersebut.

Tekad para mantan pemain Persepak tahun ini patut dihargai. Buktinya, para mantan pesepakbola ini kini menggelar Open Turnamen Sumbar-Riau di lapangan bola kaki Parumpuang. Gelaran iven ini dinamai Peru Cup.

Kamis (9/10), para mantan pemain Gasliko berkumpul di ruang rapat Bupati Limapuluh Kota untuk bersilaturahmi dengan dr Alis Marajo Dt Sori Marajo untuk membicarakan nasib Gasliko.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Limapuluh Kota Desri, SPd MM, Kepala Badan Lingkungan Hidup, Ambardi, SE MM, Kabid Olahraga Disbudparpora Ismail, SPd MPd dan seluruh pemain, pengurus dan mantan pemain Gasliko yang berjumlah lebih kurang 20 orang ikut hadir.

Alis Marajo meminta Gasliko segera berbenah. Baik di bidang kepengurusan maupun pemain.

”Saat ini sepakbola bukan lagi sekedar urusan prestasi saja, tetapi lebih dari itu para pemain diharapkan bisa hidup dari olahraga tersebut,” kata Alis Marajo, bupati yang penuh senyum ini.

Alis Marajo juga mengingatkan bahwa di Kabupaten Limapuluh Kota saat ini begitu banyak klub-klub sepakbola bertebaran. Disbudparpora diharapkan bisa memantaunya apakah sudah resmi dan berbadan hukum agar keberadaaan klub-klub tersebut bisa dimanfaatkan untuk kemajuan sepakbola daerah ini.

”Jadi, mari, baik itu KONI, atlet serta semua pihak yang terlibat agar berkonsolidasi untuk menata kembali keorganisasian Gasliko ini  agar lebih baik ke depannya,” tandas Alis Marajo.

Sementara itu Ismail mengungkapkan bahwa keorganisasian Gasliko akan segera dibenahi secepat mungkin. Sebab, Kabupaten Limapuluh Kota mempunyai  potensi dalam olahraga terpopuler ini. Tetapi, terkadang itu tidak tergali serta tidak mempunyai wadah untuk menyalurkan potensi tersebut.

”Banyak pemain kita yang punya prestasi tetapi itu di luar Kabupaten Limapuluh Kota, sangat disayangkan kalau terus terjadi,” ungkap Ismail.

Penyerahan piala Peru Cup dilakukan oleh pemain Gasliko kepada Ismail disaksikan oleh Bupati Limapuluh Kota sebagai tanda diresmikannya Turnamen yang segera digekar ini.(malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*